Jembrana Tetapkan Cepaka Putih sebagai Maskot Daerah
- 16 Agt 2026 15:41 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Pemerintah Kabupaten Jembrana mencanangkan bunga Cepaka Putih sebagai maskot daerah dalam berbusana adat Bali. Pencanangan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas budaya sekaligus mengenalkan kekayaan hayati khas daerah kepada masyarakat.
Launching Cepaka Putih berlangsung bersamaan dengan pembukaan Pameran Semarak Jembrana di area Kantor Bupati Jembrana, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prosesi pencanangan ditandai dengan penyematan bunga Cepaka Putih secara simbolis. Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, drg. Ani Setiawarini, menyematkan bunga tersebut pada destar Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.
Sebaliknya, Bupati Kembang memasangkan bunga Cepaka Putih pada rambut istrinya. Prosesi tersebut kemudian diikuti para tamu undangan yang hadir, mulai dari Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, hingga tokoh masyarakat.
Bupati Kembang mengatakan, pencanangan Cepaka Putih tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga jati diri daerah di tengah perkembangan pembangunan.
Menurutnya, kemajuan daerah perlu berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan kekayaan alam yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Di tengah semangat membangun dan mengembangkan potensi daerah, kita perlu memastikan bahwa pembangunan tidak membuat kita kehilangan identitas. Salah satunya adalah Cepaka Putih,” ujar Bupati Kembang.
Ia menjelaskan, bunga Cepaka Putih memiliki nilai estetika sekaligus keterkaitan dengan tradisi dan kehidupan sosial masyarakat Bali. Karena itu, keberadaannya perlu semakin dikenalkan, terutama kepada generasi muda.
Bupati juga mendorong agar penggunaan Cepaka Putih tidak berhenti sebagai simbol dalam kegiatan pemerintahan. Pemkab Jembrana mengajak masyarakat turut menanam dan merawat bunga tersebut di berbagai lingkungan.
Penanaman dapat dilakukan di kawasan perkantoran, fasilitas umum, sekolah dan lembaga pendidikan, ruang terbuka hijau, wilayah desa dan kelurahan, hingga pekarangan rumah masyarakat.
“Tugas kita tidak berhenti pada pencanangan saja. Kita harus memastikan Cepaka Putih benar-benar tumbuh dan hadir di tengah masyarakat,” katanya.
Bupati Kembang menilai, semakin luas penanaman dan pelestarian Cepaka Putih dilakukan, semakin kuat pula keberadaannya sebagai bagian dari identitas Kabupaten Jembrana.
Melalui pencanangan ini, Pemkab Jembrana berharap Cepaka Putih tidak sekadar menjadi maskot daerah, tetapi juga tumbuh sebagai simbol kecintaan masyarakat terhadap lingkungan, budaya, serta identitas lokal Jembrana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....