EduSpeak-AI Undiksha Perkuat Literasi Teknologi Guru SD Jinengdalem
- 16 Agt 2026 13:21 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemanfaatan kecerdasan buatan mulai diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengenalkan EduSpeak-AI berbasis deep learning kepada guru SD Negeri 2 Jinengdalem, Buleleng.
Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juli 2026 tersebut tidak hanya mengenalkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), tetapi juga memberikan pendampingan kepada guru dalam menggunakannya sebagai media pembelajaran bahasa Inggris. Penggunaan teknologi tersebut diarahkan untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan berbicara atau speaking secara lebih interaktif.
Program PkM tersebut mengangkat tema pemanfaatan EduSpeak-AI sebagai media penguatan literasi teknologi guru dan keterampilan speaking siswa. Kegiatan dilaksanakan bersama mitra yang dipimpin Kadek Juni Sastrawan, S.Pd., sedangkan tim pengabdian Undiksha diketuai Prof. Dr. I G. A. Lokita Purnamika Utami, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Gede Mahendrayana, S.Pd., M.Pd., dan I Gede Made Surya Bumi Pracasitaram, S.T., M.T.
Pelatihan diikuti kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 2 Jinengdalem. Materi diberikan mulai dari pengenalan fitur EduSpeak-AI, strategi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, hingga cara mengintegrasikannya ke dalam aktivitas belajar bahasa Inggris di kelas.
Ketua Tim Pengabdian Prof. Dr. I G. A. Lokita Purnamika Utami mengatakan, kemampuan guru dalam memahami dan menggunakan teknologi menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan pola pembelajaran di era digital. Penggunaan AI juga perlu ditempatkan sebagai alat bantu yang tetap berada dalam pengawasan dan arahan guru.
“Guru memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan integrasi teknologi di kelas. Melalui pelatihan EduSpeak-AI, kami berharap para guru semakin percaya diri memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai media pembelajaran yang mendukung pengembangan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, guru mendapatkan pendampingan secara langsung untuk mengoperasikan EduSpeak-AI dan menyusun aktivitas pembelajaran berbasis AI. Pemanfaatannya diarahkan untuk mendukung latihan pronunciation, percakapan sederhana, serta komunikasi lisan siswa sehingga pembelajaran bahasa Inggris dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih interaktif.
Setelah pelatihan, guru diharapkan mampu menerapkan EduSpeak-AI dalam kegiatan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa dan kondisi kelas. Penerapan secara berkelanjutan diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman guru terhadap teknologi, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk berlatih menggunakan bahasa Inggris secara lisan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Undiksha dalam mendukung peningkatan kapasitas pendidik sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. Penguatan literasi digital guru dinilai penting agar penggunaan teknologi tidak berhenti pada pengenalan aplikasi, tetapi dapat diterapkan secara tepat untuk mendukung tujuan pembelajaran.
Program PkM ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) berdasarkan Kontrak Induk Nomor 182/C3/DT.05.00/PM/2026 dan Kontrak Turunan Nomor 307/UN48.16/PM.01.01/2026. Kegiatan tersebut juga terlaksana melalui kerja sama antara tim pengabdian Undiksha dan keluarga besar SD Negeri 2 Jinengdalem dalam mendorong pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....