Hari Koperasi, Supriatna Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

  • 17 Jul 2026 09:16 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong koperasi bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan berdaya saing. Komitmen tersebut ditegaskan pada peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Lapangan Ngurah Rai Singaraja, Jumat 17 Juli 2026.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan peringatan Hari Koperasi ke-79 menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Rangkaian kegiatan yang melibatkan gerakan koperasi, pelaku UMKM, BUMN, BUMD, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mempererat sinergi dalam membangun perekonomian daerah.

Mengusung tema "Koperasi Bangkit, Indonesia Sejahtera", Wabup Supriatna menegaskan koperasi tidak lagi dapat dikelola secara konvensional. Menurutnya, koperasi harus berkembang menjadi badan usaha yang sehat, profesional, modern, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.

"Koperasi merupakan badan usaha sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang memiliki tujuan mulia, yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat. Karena itu, koperasi harus menjadi wadah perjuangan bersama dalam mengatasi persoalan ekonomi, membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat," ujar Gede Supriatna.

Ia menjelaskan, Kabupaten Buleleng memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi. Saat ini terdapat 573 koperasi, termasuk 148 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat ekonomi desa.

Wabup juga mengajak seluruh pengurus koperasi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola organisasi, serta menjalankan usaha secara profesional. Menurutnya, kepercayaan anggota merupakan modal utama agar koperasi mampu berkembang dan bersaing.

"Kita harus meninggalkan stigma lama bahwa koperasi berjalan lambat. Jadikan koperasi sebagai lembaga ekonomi yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing sehingga benar-benar menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan," ucapnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh perangkat daerah, dunia usaha, perbankan, perguruan tinggi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi membina koperasi. Dengan kolaborasi tersebut, koperasi diharapkan semakin maju, mandiri, mampu menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....