Hasil CKG Buleleng Dipakai Petakan Penyakit di Masing-Masing Wilayah
- 07 Agt 2026 22:16 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Buleleng bertujuan untuk memetakan jenis penyakit yang ditemukan di masing-masing wilayah, bukan hanya mengetahui kondisi kesehatan individu.
- Hasil pemetaan penyakit akan digunakan sebagai dasar untuk menyesuaikan program kesehatan yang akan disusun di masa depan sesuai dengan persoalan kesehatan lokal.
- Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menekankan pentingnya pemetaan kesehatan untuk meningkatkan efektivitas program kesehatan di tingkat kabupaten.
RRI.CO.ID, Singaraja - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Buleleng tidak hanya diarahkan untuk mengetahui kondisi kesehatan individu. Hasil pemeriksaan juga akan digunakan untuk memetakan jenis penyakit yang banyak ditemukan di masing-masing wilayah.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan, pemetaan tersebut penting agar program kesehatan yang disusun ke depan dapat menyesuaikan dengan persoalan kesehatan yang ditemukan di lapangan.
"Kalau dari hasil CKG diketahui suatu wilayah didominasi penyakit tertentu, maka program kesehatan ke depan akan difokuskan untuk menangani persoalan tersebut. Jadi kebijakan yang disusun lebih terarah," ujar Sutjidra, Jumat, 7 Agustus.
Hingga saat ini, pelaksanaan CKG tahun 2026 telah menjangkau 21 persen dari target 40 persen. Cakupan sasaran tahun ini disebut lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya sehingga pelayanan terus diperluas untuk menjangkau masyarakat.
Data pemeriksaan nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas kesehatan di setiap wilayah. Selain penanganan penyakit, hasil tersebut juga dapat diarahkan untuk memperkuat langkah pencegahan dan edukasi kesehatan.
Sutjidra menekankan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat. Menurutnya, pencegahan perlu diperkuat agar masyarakat tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami gangguan kesehatan.
"Prinsipnya mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu kami terus mendorong promosi kesehatan agar masyarakat semakin sadar menerapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.
Dengan demikian, pelaksanaan CKG diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan kesehatan, tetapi menghasilkan data yang dapat digunakan untuk menentukan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara lebih spesifik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....