Pelabuhan Celukan Bawang Matangkan Kesiapan Perkuat Jalur Laut Jawa-Bali
- 06 Agt 2026 21:17 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Cabang Celukan Bawang terus mematangkan kesiapan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai salah satu simpul penting konektivitas transportasi laut Jawa-Bali. Langkah tersebut diperkuat melalui kunjungan kerja Asisten Deputi Konektivitas Maritim dan Udara Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Balkis Kusumawati, Kamis 6 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari peninjauan Menteri Perhubungan beberapa waktu lalu sekaligus bagian dari koordinasi pemerintah dalam mempersiapkan penguatan layanan transportasi laut. Dalam agenda itu, hadir pula Kepala KSOP Kelas IV Celukan Bawang, jajaran PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Cabang Celukan Bawang, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), perwakilan Kementerian Perhubungan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Selama kunjungan berlangsung, rombongan meninjau secara langsung kesiapan infrastruktur pelabuhan, fasilitas operasional, aksesibilitas, hingga berbagai aspek pendukung lainnya. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan Pelabuhan Celukan Bawang siap mendukung rencana penguatan konektivitas dan peningkatan pelayanan transportasi laut di lintasan Jawa-Bali.
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Cabang Celukan Bawang, Mochammad Imron, menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah dalam mendukung penguatan jaringan transportasi laut nasional. Menurutnya, kesiapan pelabuhan terus ditingkatkan melalui pembenahan infrastruktur, pelayanan, serta koordinasi lintas instansi.
"Pelindo siap berperan aktif dalam pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang sebagai bagian dari penguatan konektivitas Jawa–Bali. Kami terus memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas operasional, pelayanan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Imron menambahkan, kesiapan pelabuhan tidak hanya diukur dari kelengkapan infrastruktur semata. Aspek operasional, keselamatan pelayaran, kualitas pelayanan, hingga sinergi antarinstansi juga menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan.
"Kesiapan pelabuhan tidak hanya ditentukan oleh aspek infrastruktur, tetapi juga mencakup kesiapan operasional, keselamatan pelayaran, pelayanan, serta sinergi antarinstansi," katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, operator penyeberangan, dan Pelindo, Pelabuhan Celukan Bawang diharapkan mampu mendukung kelancaran konektivitas wilayah, memperkuat jaringan transportasi laut antarpulau, sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi logistik nasional. Penguatan kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih andal bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....