Kebakaran Hanguskan 1,5 Hektare Lahan Kering di Pekutatan
- 05 Agt 2026 13:07 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Kebakaran kembali melanda lahan kering di Kabupaten Jembrana. Kali ini, api menghanguskan sekitar 1,5 hektare lahan gersang di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Selasa, 4 Agustus 2026, siang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun petugas harus berjibaku hampir satu jam untuk mengendalikan kobaran api.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susilo AP, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga sekitar pukul 13.04 WITA. Warga yang melintas menuju kebun melihat kepulan asap tebal sebelum mengetahui api telah membakar area lahan yang cukup luas.
"Setelah menerima laporan, Regu III Damkar yang sedang bersiaga langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas," ujarnya.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.29 WITA setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit. Proses pemadaman berlangsung cukup lama mengingat kondisi lahan yang kering dan angin yang berpotensi mempercepat penyebaran api.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Jembrana mengerahkan empat armada yang terdiri atas satu mobil tangki merah, satu mobil tangki silver, satu unit Hino Tembak, dan satu unit Altora. Sebanyak 24.500 liter air digunakan hingga api berhasil dipadamkan.
Eko Susilo menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara penyebab kebakaran maupun nilai kerugian masih dilakukan pendalaman," katanya.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama saat beraktivitas di sekitar lahan kering yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak meluas ke area lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....