Generasi Muda Jadi Garda Menjaga Pariwisata Bali Berkelanjutan Bersama
- 02 Agt 2026 19:36 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Keberlanjutan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan destinasi, tetapi juga kepedulian masyarakat dalam menjaga alam, budaya, dan identitas daerah. Di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan, generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai pelopor pelestarian pariwisata melalui berbagai aksi nyata, mulai dari memperkenalkan destinasi lokal hingga menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan budaya.
Hal tersebut disampaikan Krisna Mas Darmawan dari Semeton Jegeg Bagus Buleleng saat menjadi narasumber dalam Obrolan SPADA RRI Singaraja, Sabtu, 1 Agustus 2026. Menurutnya, pariwisata yang berkelanjutan harus dibangun bersama agar manfaatnya tetap dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Krisna menjelaskan Bali, khususnya Kabupaten Buleleng, memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat beragam. Namun, potensi tersebut akan kehilangan nilainya apabila tidak dibarengi dengan upaya pelestarian. Karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penikmat wisata, tetapi juga ikut menjaga dan mengembangkan potensi yang dimiliki daerahnya.
Salah satu langkah yang dilakukan Semeton Jegeg Bagus Buleleng adalah memperkenalkan berbagai destinasi wisata yang belum banyak dikenal masyarakat melalui media sosial.
"Sebagai generasi muda, kita harus mampu mengembangkan potensi yang kita miliki. Budaya dan pariwisata di Buleleng merupakan kekayaan yang harus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas," ujar Krisna Mas Darmawan.
Menurutnya, promosi yang dilakukan secara konsisten akan membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap potensi wisata lokal.
Selain mempromosikan destinasi wisata, Semeton Jegeg Bagus Buleleng juga mulai memperluas kontribusinya melalui program sosial di bidang pendidikan. Krisna mengatakan komunitasnya berencana mengadakan kegiatan mengajar membaca bagi anak-anak di desa yang membutuhkan.
Program tersebut lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap masih adanya anak usia sekolah yang mengalami kesulitan membaca. Meskipun bergerak di bidang promosi pariwisata, pihaknya menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.
"Kami ingin fokus mengajar anak-anak sampai mereka bisa membaca. Ketika satu desa sudah selesai, kami akan berpindah ke desa lainnya agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas," ucap Krisna Mas Darmawan.
Menurutnya, generasi muda harus mampu memberikan manfaat, baik melalui promosi wisata maupun kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menutup perbincangan, Krisna mengajak seluruh generasi muda untuk menjadi penjaga budaya tanpa harus menunggu memiliki jabatan atau status tertentu. Ia menilai setiap orang dapat mengambil peran sesuai kemampuan, mulai dari menjaga kebersihan destinasi wisata, menghormati budaya lokal, hingga mempromosikan potensi daerah melalui media sosial.
"Saya berharap generasi muda bisa menjadi polisi tanpa label, yaitu menjadi penjaga budaya dan pariwisata. Kalau bukan kita yang menjaga warisan daerah sendiri, siapa lagi?" kata Krisna Mas Darmawan.
Ia optimistis, apabila kesadaran tersebut tumbuh di kalangan anak muda, pariwisata Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng, akan tetap lestari, berkembang, dan mampu memberikan manfaat ekonomi maupun sosial secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....