Gelombang Tinggi, Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang Sempat Dihentikan
- 29 Jul 2026 11:36 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Operasional penyeberangan di lintasan Gilimanuk, Bali, menuju Ketapang, Jawa Timur, kembali mengalami penghentian sementara akibat cuaca buruk di Selat Bali, Selasa, 28 Juli 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan pelayaran di tengah gelombang laut yang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter.
Kapolsek Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiana, mengatakan penghentian layanan penyeberangan mulai diberlakukan sekitar pukul 11.15 Wita setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi perairan belum aman bagi kapal untuk berlayar.
"Penundaan sementara dilakukan untuk lintasan Gilimanuk-Ketapang maupun sebaliknya. Keselamatan penumpang, awak kapal, dan kendaraan menjadi prioritas utama," ujarnya.
Selama operasional dihentikan, seluruh kendaraan yang hendak menyeberang diarahkan menunggu di area parkir pelabuhan. Personel kepolisian bersama petugas pelabuhan juga melakukan pengaturan arus kendaraan agar antrean tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan di sekitar kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
Setelah kondisi cuaca membaik dan tinggi gelombang dinilai kembali aman, aktivitas penyeberangan kembali dibuka sekitar pukul 13.45 Wita.
"Pelayanan kembali berjalan setelah hasil evaluasi menunjukkan kondisi laut sudah memungkinkan untuk pelayaran," kata AKP Gusti Kade Alit Murdiana.
Pantauan di Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan selama penghentian berlangsung, sejumlah kendaraan pribadi maupun truk logistik memenuhi area parkir sambil menunggu izin pelayaran kembali dibuka.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui lintasan Gilimanuk-Ketapang agar selalu mengikuti perkembangan informasi cuaca dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko selama kondisi cuaca di Selat Bali masih berpotensi berubah dengan cepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....