Digitalisasi Bansos Buleleng Capai 49 Persen, Pendataan Terus Dikebut
- 28 Jul 2026 08:43 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mempercepat digitalisasi bantuan sosial melalui perluasan pendataan di berbagai lokasi strategis. Hingga akhir Juli 2026, capaian pendataan telah mencapai 49,36 persen dari total sasaran kepala keluarga di Kabupaten Buleleng.
Pelaksanaan percepatan Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui Digitalisasi Bantuan Sosial pada Senin 27 Juli 2026 dilaksanakan berdasarkan Surat Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng Nomor P.400.9.1/2051/DinsosP3A/VII/2026. Pendataan dilakukan secara serentak di pasar, puskesmas, RSUD, Lembaga Pemasyarakatan, serta dua dusun di Desa Panji dengan melibatkan Agen Perlinsos, Pendamping PKH, OPD, dan pemerintah desa.
Sebanyak 382 warga mengikuti pendataan dan pengecekan melalui Portal Perlinsos. Hasil verifikasi sementara menunjukkan 18 orang berpotensi menerima BPNT dan PKH, 66 orang berpotensi menerima BPNT, 292 orang belum memenuhi syarat, sedangkan 6 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan.
Pada hari yang sama, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menggelar Zoom Meeting Evaluasi Percepatan Perluasan Digitalisasi Bantuan Sosial yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa. Evaluasi tersebut bertujuan mengukur capaian di lapangan, mengidentifikasi kendala, sekaligus memperkuat koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
"Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya persoalan pendataan, tetapi merupakan upaya menghadirkan keadilan sosial melalui data yang akurat. Saya meminta seluruh OPD, pemerintah desa, agen Perlinsos, dan pendamping sosial terus meningkatkan koordinasi agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Jangan sampai ada masyarakat yang berhak justru terlewat karena kurangnya validasi data," ujar Gede Suyasa.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, menegaskan evaluasi rutin menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran.
"Melalui evaluasi ini kami dapat mengetahui capaian di setiap wilayah sekaligus menyelesaikan berbagai kendala di lapangan. Kami optimistis target percepatan digitalisasi bantuan sosial dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh agen Perlinsos, pendamping PKH, OPD, dan pemerintah desa sehingga penyaluran bantuan semakin tepat sasaran," katanya.
Hingga saat ini, capaian percepatan Perlinsos melalui Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 132.936 orang atau 49,36 persen dari total sasaran 269.323 kepala keluarga. Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap percepatan pendataan dapat mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih akurat, transparan, dan berbasis data digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....