KPU Buleleng Matangkan Kompetensi Humas dan Protokol Lewat Bimtek

  • 22 Jul 2026 21:56 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan dan keprotokolan. Upaya tersebut dilakukan melalui keikutsertaan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Keprotokolan yang digelar KPU Provinsi Bali secara hybrid di Ruang Rapat KPU Provinsi Bali dan melalui Zoom Meeting, Rabu 22 Juli 2026.

Dari KPU Kabupaten Buleleng, kegiatan ini diikuti Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Kepala Subbagian Partisipasi, Hubungan Masyarakat dan SDM, staf humas, staf protokoler, serta CPNS. Bimtek juga dihadiri jajaran KPU Provinsi Bali beserta peserta dari seluruh KPU kabupaten/kota se-Bali yang membidangi kehumasan, partisipasi masyarakat, dan keprotokolan.

Membuka kegiatan, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menegaskan bahwa kehumasan dan keprotokolan memiliki peran penting dalam mendukung profesionalisme lembaga. Menurutnya, kemampuan mengelola komunikasi publik hingga pelaksanaan protokol yang tepat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap KPU.

"Kehumasan dan keprotokolan memiliki peran yang sangat penting dalam setiap kegiatan kelembagaan. Jangan sampai terjadi kesalahan dalam pelaksanaan protokol, terutama dalam penempatan tamu maupun tata acara. Melalui bimtek ini saya berharap seluruh peserta mampu meningkatkan keterampilan, termasuk dalam menyusun rilis berita yang menarik sehingga setiap kegiatan, sekecil apa pun, dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Lidartawan mendorong seluruh jajaran KPU kabupaten/kota di Bali untuk lebih kreatif memanfaatkan media sosial sebagai sarana penyebarluasan informasi. Menurutnya, penyajian konten yang menarik dan informatif menjadi bagian dari transparansi serta pelayanan informasi publik yang harus terus ditingkatkan.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Bali, I Gede John Darmawan, menjelaskan bahwa bimtek tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang kehumasan dan keprotokolan. Ia mengatakan, kegiatan itu telah dirancang sejak beberapa bulan lalu sebagai langkah memperkuat publikasi aktivitas kelembagaan, termasuk pada masa non-tahapan pemilu.

John menilai masih ada anggapan bahwa KPU tidak memiliki aktivitas ketika tahapan pemilu belum berlangsung. Padahal, menurutnya, berbagai program kelembagaan tetap berjalan dan perlu dipublikasikan secara optimal agar masyarakat mengetahui kinerja yang dilakukan KPU. Ia juga mengingatkan pentingnya memahami tata tempat, tata acara, etika keprotokolan, hingga teknik dokumentasi yang mampu menghasilkan foto kegiatan yang representatif, katanya.

Pada sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai regulasi dan implementasi keprotokolan dari Kasubbag Tamu Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, I Gede Mega Hutama. Ia menjelaskan bahwa keprotokolan mencakup tiga unsur utama, yakni tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan, termasuk penerapan harmonisasi protokol nasional dengan nilai-nilai budaya Bali dalam setiap kegiatan resmi.

Materi lainnya disampaikan Kasubbag Persidangan KPU RI, Barik Muhammad Kurniawan Ardy, yang membahas penerapan keprotokolan di lingkungan KPU, mulai dari tata urutan tempat, tata busana, hingga pelayanan dalam mendukung kelancaran acara. Sementara itu, Pranata Humas Ahli Muda Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat KPU RI, Arif Pryo Susanto, memaparkan teknik fotografi kehumasan sebagai media penyampaian informasi dan pembentukan citra lembaga melalui visual yang efektif.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Menutup bimtek, Lidartawan mengajak seluruh jajaran humas dan protokoler KPU kabupaten/kota di Bali untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

"Kegiatan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak yang besar bagi organisasi. Di dalam lembaga tentu setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga kita harus saling mendukung dan saling menguatkan. Saya berharap setelah mengikuti bimtek ini, kualitas kehumasan dan keprotokolan KPU di Bali semakin baik, mampu menghadirkan informasi yang menarik, akurat, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap KPU," ujarnya.

Melalui bimtek tersebut, KPU Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur di bidang kehumasan dan keprotokolan. Penguatan kapasitas itu diharapkan mendukung penyampaian informasi publik yang lebih efektif, akurat, serta memperkuat profesionalisme kelembagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....