Data Terus Diperbarui, Digitalisasi Bansos Buleleng Capai 28,36 Persen
- 18 Jul 2026 08:46 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mempercepat digitalisasi bantuan sosial melalui pemutakhiran data perlindungan sosial berbasis Portal Perlinsos. Hingga pertengahan Juli 2026, progres pendataan telah mencapai 76.388 warga atau 28,36 persen dari total sasaran.
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) terus melanjutkan uji coba Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos). Program ini menjadi bagian dari upaya memperbarui data perlindungan sosial agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Pelaksanaan pendataan melibatkan Agen Perlinsos, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah kelurahan, serta berbagai unsur terkait. Selain menyasar calon penerima bantuan sosial, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk melakukan pengecekan dan pemutakhiran data melalui Portal Perlinsos.
Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman Putra, mengatakan digitalisasi bantuan sosial merupakan langkah strategis untuk menghadirkan basis data yang valid dan mutakhir sebagai dasar penyaluran berbagai program perlindungan sosial.
"Digitalisasi bantuan sosial bukan hanya sekadar proses pendataan, tetapi merupakan upaya menghadirkan data yang valid dan mutakhir. Dengan data yang akurat, program bantuan sosial dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.
Pada pelaksanaan terbaru, sebanyak 501 warga berhasil didaftarkan ke Portal Perlinsos. Hasil verifikasi awal menunjukkan 19 orang berpotensi menerima BPNT dan PKH, 82 orang berpotensi menerima BPNT, 378 orang dinyatakan belum memenuhi syarat, sedangkan 22 orang masih menunggu proses verifikasi lanjutan.
Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Ngurah Arya, mengapresiasi kerja seluruh Agen Perlinsos, Pendamping PKH, dan pemerintah kelurahan yang terus melakukan pendataan di lapangan. Menurutnya, ketelitian dalam menghimpun data menjadi kunci agar kebijakan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
"Setiap data yang dihimpun menjadi dasar pemerintah dalam menentukan kebijakan bantuan sosial. Karena itu, saya mengajak seluruh Agen Perlinsos untuk tetap bekerja dengan penuh integritas, semangat, dan ketelitian," katanya.
Hingga pelaksanaan terbaru, progres percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial di Kabupaten Buleleng telah mencapai 76.388 orang atau 28,36 persen dari total sasaran 269.323 kepala keluarga. Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis target digitalisasi dapat tercapai melalui sinergi pemerintah, pendamping, serta partisipasi aktif masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....