BGN Buleleng: Cakupan Program MBG Baru Jangkau 54 Persen Sasaran

  • 12 Jul 2026 17:36 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Buleleng menyatakan cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini baru menjangkau sekitar 54 persen dari total sasaran penerima manfaat. Perluasan layanan terus dilakukan secara bertahap agar seluruh peserta didik yang menjadi target dapat memperoleh akses terhadap program tersebut.

Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Buleleng, Rusdianto, mengatakan saat ini sebanyak 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Buleleng. Keberadaan SPPG tersebut baru mampu melayani sekitar separuh dari sekitar 101 ribu sasaran penerima manfaat yang ditargetkan di Kabupaten Buleleng.

"Dari 38 SPPG yang sudah beroperasional, cakupan layanan kami baru sekitar 54 persen. Karena itu, perluasan layanan akan terus dilakukan secara bertahap agar seluruh sasaran penerima manfaat dapat terlayani," kata Rusdianto, Sabtu 11 Juli 2026.

Menurutnya, BGN juga terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, termasuk menyusun indikator keberhasilan melalui pemantauan tinggi badan dan berat badan peserta didik. Data tersebut akan disinkronkan dengan puskesmas dan pihak SPPG untuk mengukur dampak program terhadap peningkatan status gizi anak.

"Salah satu parameter keberhasilan program ini adalah perubahan tinggi badan dan berat badan peserta didik. Untuk itu kami terus berkoordinasi dengan puskesmas dan SPPG agar data yang diperoleh akurat sebagai dasar evaluasi program," ujarnya.

Selain memperluas cakupan penerima manfaat, BGN juga terus meningkatkan kesiapan SPPG, kualitas menu, serta sistem distribusi makanan hingga ke wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pencapaian target layanan sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....