India dan Tiongkok Menguat, Bali Mulai Nikmati Diversifikasi Pasar Wisatawan

  • 29 Jun 2026 21:09 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Di tengah dominasi wisatawan Australia, kunjungan wisatawan asal India dan Tiongkok ke Bali menunjukkan pertumbuhan signifikan dan mulai memperkuat struktur pasar pariwisata Pulau Dewata.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat India dan Tiongkok menjadi dua negara dengan jumlah kunjungan wisatawan terbesar setelah Australia pada April 2026. Wisatawan asal India tercatat sebanyak 46.513 kunjungan, sementara Tiongkok mencapai 44.447 kunjungan.

Peningkatan kunjungan dari kedua negara tersebut menunjukkan pasar wisata Bali tidak hanya bertumpu pada Australia. Sejumlah negara Asia mulai memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata Bali.

Kepala BPS Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, mengatakan tren ini menjadi indikator positif bagi upaya diversifikasi pasar wisatawan mancanegara yang selama ini menjadi fokus pemerintah dan pelaku industri pariwisata.

"Selain Australia yang masih mendominasi, kami juga melihat kontribusi yang cukup besar dari India dan Tiongkok. Ini menunjukkan pasar wisatawan Bali semakin beragam dan tidak hanya bergantung pada satu negara," ujarnya.

Menurut Agus, pertumbuhan wisatawan dari berbagai kawasan dunia menjadi bukti bahwa daya tarik Bali tetap kuat di tingkat internasional.

"Peningkatan kunjungan dari negara-negara Asia, Eropa, Amerika, hingga Timur Tengah memperlihatkan pemulihan pariwisata Bali berlangsung secara luas dan berkelanjutan," kata Agus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....