Tabrakan CR-V dan APV di Melaya, Dua WNA asal China Terluka

  • 27 Jun 2026 11:32 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan roda empat terjadi di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di sebelah barat SPBU Tuwed, Banjar Munduk Bayur, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jumat, 26 Juni 2026, siang. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.

Kapolsek Melaya Kompol I Putu Suarmadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun seluruh korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan.

Kecelakaan melibatkan mobil Honda CR-V bernomor polisi DK 1999 TT yang dikemudikan I Made Wardina (44), warga Desa Manistutu, dengan mobil Suzuki APV bernomor polisi DK 1374 KR yang dikemudikan Agustinus Sukirno Darmawan (55), warga Gilimanuk.

Berdasarkan informasi awal, Honda CR-V melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Saat melintas di lokasi yang memiliki kondisi jalan lurus dengan cuaca cerah, dari arah berlawanan datang Suzuki APV. Diduga kendaraan APV mengambil jalur terlalu ke kanan hingga terjadi benturan dengan kendaraan yang datang dari arah berlawanan.

Akibat tabrakan tersebut, Suzuki APV mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, termasuk ban depan kanan terlepas, kaca depan pecah, dan bemper penyok. Sementara Honda CR-V mengalami kerusakan pada sisi kanan dan kiri bodi kendaraan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.

Selain pengemudi APV yang mengalami luka lecet pada tangan kiri, dua penumpangnya yang merupakan warga negara asing asal China juga mengalami cedera. Chen Shaoru (30) mengalami luka di bagian kepala, sedangkan Huang Gua (30) mengalami cedera pada kaki kiri.

Ketiga korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Melaya I sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Negara untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Seluruh korban dilaporkan dalam kondisi sadar.

"Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, termasuk dua warga negara asing, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar," ujar Kompol I Putu Suarmadi.

Proses evakuasi sempat menyebabkan arus kendaraan di jalur Denpasar–Gilimanuk melambat. Namun, setelah kedua kendaraan dipindahkan dari badan jalan, lalu lintas kembali berjalan normal. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....