Inovasi Jalan Cantik Diterapkan di Kawasan Titik Nol Kota Singaraja

  • 24 Jun 2026 09:50 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Penataan kawasan Titik Nol Kota Singaraja tidak hanya menghadirkan ruang publik baru bernuansa heritage, tetapi juga mengusung inovasi ramah lingkungan melalui pemanfaatan sampah plastik dalam pembangunan infrastruktur jalan.

Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berkomitmen mengurangi sampah plastik melalui inovasi Jalan Cantik, yakni pengaspalan jalan dengan campuran sampah plastik yang kembali diaplikasikan pada sejumlah titik pekerjaan di kawasan Tugu Singa Ambara Raja.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra, mengatakan inovasi tersebut merupakan langkah strategis dalam menggabungkan kekuatan daya tahan plastik dengan fleksibilitas aspal untuk menghasilkan kualitas jalan yang lebih baik.

“Inovasi aspal plastik ini merupakan langkah strategis dengan mengawinkan kekuatan daya tahan plastik dan fleksibilitas aspal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampah plastik jenis Low-Density Polyethylene (LDPE) yang selama ini dianggap tidak bernilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali menjadi material konstruksi jalan yang lebih kuat dan tahan lama.

“Sampah plastik LDPE seperti kantong plastik yang sulit didaur ulang akan dicacah, dilelehkan, dan dicampur ke dalam aspal panas sehingga menghasilkan jalan yang lebih kuat, lebih awet, dan lebih ramah lingkungan,” katanya.

Melalui rekayasa teknologi tersebut, Pemkab Buleleng berharap inovasi aspal plastik tidak hanya mengurangi volume sampah di daerah, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dan konektivitas wilayah secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....