Sinergi Pentahelix Perkuat Sistem Informasi Anti Perundungan di Buleleng
- 22 Jun 2026 12:16 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas perundungan di Kabupaten Buleleng terus diperkuat melalui pengembangan Sistem Informasi Anti Perundungan (SIAP). Hal ini diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Sinergi Pentahelix yang digelar di Aula 2 Kampus 1 STIKes Buleleng, Senin 15 Juni 2026 lalu.
Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media sebagai bentuk kolaborasi pentahelix dalam memperkuat sistem pelaporan dan rujukan kasus perundungan di satuan pendidikan.
Sistem SIAP yang dikembangkan sejak 2023 tersebut telah menjangkau ratusan sekolah di Kabupaten Buleleng. Melalui sistem ini, laporan perundungan dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan, sehingga penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sebelum dirujuk ke layanan terkait seperti puskesmas, layanan psikologi, maupun UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak.
Ketua Peneliti SIAP, Bdn. Putu Sukma Megaputri, SST., M.Kes., menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk memberikan ruang pelaporan yang aman dan mudah diakses oleh siswa, baik yang menjadi korban maupun saksi perundungan. Pendekatan Sekolah AMAN juga diterapkan dengan mengutamakan prinsip kerahasiaan, keselamatan, serta kepentingan terbaik bagi anak.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Luh Putu Adi Ariwati, S.E., M.Pd., dalam kesempatan tersebut juga menekankan pentingnya deteksi dini dan penguatan kapasitas sekolah dalam menangani potensi perundungan. Ia menyebut bahwa banyaknya laporan bukan berarti citra sekolah buruk, melainkan menunjukkan keberanian siswa untuk speak up.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kapasitas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di sekolah agar mampu menangani kasus secara profesional, responsif, dan berperspektif korban.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Dinas Sosial P3A Kabupaten Buleleng, Bdn. Putu Agustini, SST.Keb., M.A.P., turut memberikan apresiasi terhadap keberadaan SIAP.
Ia menilai sistem ini sangat membantu dalam upaya pencegahan, pelaporan, dan penanganan awal kasus kekerasan terhadap anak.
“Sistem informasi anti perundungan (SIAP) sangat saya apresiasi. SIAP ini dapat membantu kami dalam pencegahan kekerasan pada anak. Selain itu SIAP juga dapat membantu dalam upaya pelaporan dan penanganan awal sehingga kekerasan yang terjadi pada anak segera dapat tertangani. Apalagi saat ini sudah ada sistem rujukan yang jelas,” ujarnya.
Melalui sinergi pentahelix ini, diharapkan SIAP dapat menjadi instrumen efektif dalam pencegahan dan penanganan perundungan, sekaligus mewujudkan satuan pendidikan yang ramah anak dan bebas kekerasan di Kabupaten Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....