Disdikpora Buleleng Perkuat Pembelajaran PAUD Berbasis Deep Learning
- 22 Jun 2026 09:17 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng mendorong penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) pada pendidikan anak usia dini (PAUD). Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat karakter anak sejak usia dini.
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menegaskan bahwa pembelajaran PAUD harus menempatkan anak sebagai pusat proses belajar. Pendekatan tersebut harus memberikan pengalaman langsung, bermakna, dan sesuai tahap perkembangan anak.
“Pembelajaran PAUD harus berpusat pada anak. Mereka perlu mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna sesuai dengan tahap perkembangannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembelajaran mendalam tidak hanya berfokus pada pemberian informasi kepada anak. Namun, juga bagaimana anak mampu memahami, mengalami, dan menemukan makna dari setiap proses belajar.
Selain itu, ia menekankan bahwa pembelajaran berbasis bermain tetap menjadi fondasi utama dalam PAUD. Hal ini karena dunia anak identik dengan aktivitas bermain yang harus diakomodasi dalam proses pendidikan.
“Dunia anak adalah dunia bermain, sehingga pembelajaran harus dirancang menyenangkan agar mereka bisa belajar secara alami,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IGTK-PGRI Kabupaten Buleleng, Desak Putu Sri Yulistiawati, menyebutkan penguatan kompetensi guru menjadi kunci dalam penerapan pembelajaran berpusat pada anak. Guru dituntut mampu menciptakan proses belajar yang tidak hanya akademis, tetapi juga membangun karakter.
Menurutnya, pembelajaran mendalam mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif sejak usia dini. Proses ini juga diarahkan untuk membentuk karakter anak secara lebih menyeluruh.
“Guru PAUD harus mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan mampu mengembangkan potensi anak secara holistik,” katanya.
Narasumber dari BAN PAUD DIKDASMEN, Dr. Irma Yuliantina, menjelaskan bahwa deep learning dalam PAUD menekankan pengalaman belajar nyata bagi anak. Pendekatan ini membuat anak lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran di kelas.
“Pembelajaran mendalam di PAUD harus menghadirkan pengalaman nyata, sehingga anak benar-benar belajar melalui aktivitas yang mereka lakukan,” ucapnya.
Ia menambahkan, implementasi pembelajaran mendalam harus mampu menghadirkan kegiatan yang konkret dan bermakna. Dengan demikian, anak tidak hanya menerima materi, tetapi juga memahami melalui pengalaman langsung.
Melalui penguatan konsep tersebut, Disdikpora Buleleng berharap guru PAUD mampu menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan sesuai kebutuhan perkembangan anak. Hal ini diharapkan dapat menciptakan generasi yang kreatif, mandiri, dan berkarakter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....