Tiga Warga Jembrana Digigit Anjing Suspect Rabies
- 18 Jun 2026 12:30 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Tiga warga Banjar Tangi, Desa Tegalbadeng Timur, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan seekor anjing yang diduga terinfeksi rabies. Dari tiga korban tersebut, dua di antaranya merupakan anak balita yang kini telah mendapatkan penanganan medis.
Kasus terbaru terjadi pada Senin 15 Juni 2026 malam ketika Sodikun (47) diserang anjing peliharaan berwarna cokelat saat berada di depan gang dekat rumahnya. Saat itu, ia sedang berkumpul bersama warga dalam acara syukuran malam Satu Suro.
"Saya sedang berbincang dengan warga, tiba-tiba anjing itu datang dari belakang dan menggigit betis kiri saya. Setelah diusir, anjing tersebut masih berusaha menyerang lagi sebelum akhirnya lari," kata Sodikun kepada wartawan.
Akibat kejadian tersebut, kaki korban mengalami pembengkakan dan memar. Meski tidak sampai mengeluarkan darah, Sodikun mengaku khawatir karena sebelumnya anjing yang sama telah menggigit dua anak di lingkungan setempat.
Kedua korban lainnya yakni Nara (4) dan Husein (5). Peristiwa itu diduga terjadi sehari sebelumnya, Minggu 14 Juni 2026. Husein mengalami luka gigitan di bagian paha hingga berdarah, sedangkan luka yang dialami Nara tergolong ringan.
Warga kemudian menemukan anjing tersebut dalam kondisi mati di pinggir jalan pada Selasa pagi, tidak jauh dari lokasi kejadian. Menyusul temuan tersebut, para korban segera melapor kepada petugas kesehatan hewan dan mendatangi puskesmas untuk memperoleh Vaksin Anti Rabies (VAR).
Petugas Medik Veteriner Kecamatan Negara, drh. I Putu Hendra Jaya Agus, membenarkan adanya laporan kasus gigitan tersebut. Menurutnya, kematian anjing setelah menggigit beberapa orang menjadi salah satu indikasi yang mengarah pada dugaan rabies.
"Sampel otak anjing sudah diambil dan dikirim untuk pemeriksaan laboratorium di Balai Besar Veteriner Denpasar. Hasil uji laboratorium akan menjadi dasar untuk memastikan status rabies pada hewan tersebut," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gigitan hewan penular rabies. Warga yang mengalami gigitan diminta segera membersihkan luka dan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin guna mengurangi risiko penularan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....