Peneliti Jepang Apresiasi Inovasi Banjar Smart Hub Warnasari

  • 13 Jun 2026 18:29 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Inovasi pelayanan publik berbasis digital yang dikembangkan Banjar Warnasari Kelod, Desa Warnasari, Kabupaten Jembrana, menarik perhatian akademisi internasional. Peneliti sekaligus sosiolog dari Universitas Hitotsubashi, Jepang, Yusuke Koizumi, Ph.D., bahkan datang langsung untuk melihat implementasi program Banjar Smart Hub yang menjadi kelanjutan dari program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik).

Kunjungan tersebut berlangsung di Balai Banjar Warnasari Kelod, Jumat 12 Juni 2026, dan disambut oleh Kelian Banjar Warnasari Kelod, I Kadek Sri Rama Usmantara, bersama perangkat Desa Warnasari.

Saat pertama kali mengunjungi desa tersebut, Yusuke mengaku terkesan dengan kondisi lingkungan yang dinilainya masih sangat terjaga. Menurutnya, suasana desa yang asri, bersih, dan tertata memberikan kesan positif terhadap upaya pembangunan yang dilakukan masyarakat setempat.

“Pertama kali datang dan melihat, saya kagum sekali. Lingkungan desa ini sangat asri, indah, dan bersih,” ujarnya.

Tidak hanya mengapresiasi kondisi lingkungan, Yusuke juga menaruh perhatian pada pengembangan Banjar Smart Hub yang lahir dari fondasi data yang kuat melalui program Desa Cantik. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana data yang valid dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Ia menilai keberhasilan Banjar Smart Hub tidak terlepas dari proses pengumpulan dan verifikasi data yang dilakukan secara baik oleh pemerintah desa dan masyarakat. Dengan dukungan inovasi teknologi, data tersebut kemudian diolah menjadi berbagai layanan yang memudahkan warga.

“Saya mengapresiasi program Banjar Smart Hub ini. Semua berawal dari data yang tersusun dan terverifikasi dengan baik. Ketika data yang valid dipadukan dengan inovasi, maka lahirlah program yang sangat baik seperti ini. Saya berharap model ini dapat diterapkan di desa-desa lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yusuke juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung penguatan data spasial di Desa Warnasari, khususnya Banjar Warnasari Kelod. Data spasial tersebut mencakup informasi mengenai lokasi, luas wilayah, hingga persebaran berbagai potensi desa yang disajikan dalam bentuk peta digital.

Menurutnya, keberadaan data spasial yang akurat akan membantu pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pembangunan, pengelolaan sumber daya, serta pengembangan program Banjar Smart Hub secara lebih terarah dan berbasis data.

“Melalui data spasial yang lebih akurat, perencanaan pembangunan dan pengelolaan potensi wilayah dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kelian Banjar Warnasari Kelod, I Kadek Sri Rama Usmantara, menyambut positif kunjungan akademisi asal Jepang tersebut. Ia menilai pertemuan itu menjadi kesempatan berharga untuk bertukar gagasan sekaligus memperoleh masukan guna menyempurnakan program yang telah berjalan.

Menurutnya, pengalaman dan perspektif yang dimiliki Yusuke sebagai peneliti yang fokus pada pembangunan pedesaan di Asia Tenggara memberikan banyak wawasan baru bagi pengembangan Banjar Smart Hub ke depan.

“Meski kunjungannya singkat, banyak ilmu dan masukan yang kami peroleh. Hal tersebut sangat relevan untuk mendukung penyempurnaan program Banjar Smart Hub yang sedang kami kembangkan,” katanya.

Sebagai informasi, Banjar Smart Hub Warnasari Kelod diluncurkan beberapa waktu lalu oleh Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan. Program ini mengubah fungsi balai banjar yang sebelumnya identik dengan kegiatan adat menjadi pusat layanan publik digital yang terintegrasi.

Melalui aplikasi yang tersedia di telepon pintar, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi, memperoleh informasi publik, hingga melakukan pembayaran pajak dengan lebih mudah. Pemerintah Kabupaten Jembrana pun mengapresiasi inovasi tersebut sebagai langkah nyata dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....