PMB 2026, Undiksha Sebut Program Vokasi Semakin Dilirik Calon Mahasiswa

  • 11 Jun 2026 07:03 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menemukan adanya anomali pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026, khususnya pada program vokasi Diploma Tiga (D3) dan Diploma Empat (D4). Sejumlah program vokasi mencatat jumlah peserta yang lolos seleksi nasional cukup tinggi.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, mengatakan fenomena tersebut terlihat pada beberapa program studi vokasi yang memperoleh jumlah kelulusan di luar perkiraan. Salah satunya Program Studi Komunikasi Bisnis Profesional yang mencatat sekitar 100 peserta dinyatakan lolos seleksi.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi sistem seleksi nasional yang memberikan kesempatan kepada peserta memilih hingga empat program studi, dengan pilihan ketiga dan keempat wajib memasukkan program vokasi.

“Dalam SNBT ini ada anomali di Undiksha. Program D3 dan D4 memperoleh jumlah mahasiswa yang lulus di luar ekspektasi kami. Namun belum tentu semuanya melakukan daftar ulang,” ujar Prof. Dr. Gede Rasben Dantes.

Ia menjelaskan, banyak peserta yang diterima pada pilihan program vokasi merupakan calon mahasiswa yang tidak lolos pada pilihan pertama maupun kedua. Karena itu, jumlah kelulusan yang tinggi belum tentu berbanding lurus dengan jumlah mahasiswa yang benar-benar mendaftar ulang.

Selain faktor sistem seleksi, kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh pola pilihan pendidikan masyarakat. Di Buleleng dan Bali, sebagian calon mahasiswa masih lebih banyak memilih program studi yang dianggap memiliki keterkaitan langsung dengan sektor pariwisata maupun peluang kerja tertentu.

Prof. Rasben menilai kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi untuk terus mengenalkan keunggulan pendidikan vokasi yang berorientasi pada keterampilan dan kebutuhan dunia kerja.

“Mungkin kultur masyarakat kita masih melihat pilihan pendidikan tertentu lebih menarik. Karena itu program vokasi perlu terus diperkenalkan agar masyarakat memahami peluang dan prospeknya,” katanya.

Meski demikian, dirinya tetap optimis program vokasi akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor. Proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri juga masih berlangsung hingga akhir Juni 2026 sehingga jumlah mahasiswa yang diterima masih dapat bertambah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....