Undiksha Alokasikan 25 Persen Kuota bagi Mahasiswa Kurang Mampu
- 11 Jun 2026 07:03 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengalokasikan 25 persen kuota penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus memastikan kesempatan kuliah tetap terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, mengatakan daya tampung Undiksha pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026 mencapai 8.484 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 25 persen kuota dialokasikan bagi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah serta mahasiswa yang masuk dalam kelompok Uang Kuliah Tunggal (UKT) 1 dan UKT 2.
Menurutnya, porsi tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan ketentuan minimum yang ditetapkan pemerintah. Melalui kebijakan ini, Undiksha berupaya memberikan kesempatan yang lebih besar kepada calon mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
“Regulasi mengharuskan perguruan tinggi menyediakan minimal 20 persen. Di Undiksha kami memporsikan hingga 25 persen untuk KIP Kuliah, UKT 1, dan UKT 2,” ujar Prof. Dr. Gede Rasben Dantes.
Penentuan kelompok UKT dilakukan berdasarkan data sosial ekonomi yang diinput calon mahasiswa saat proses pendaftaran. Mahasiswa kemudian ditempatkan pada kelompok UKT yang sesuai dengan kondisi ekonomi keluarganya.
Selain memberikan akses pendidikan yang lebih luas, kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Undiksha dalam mendukung peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Bali dan Indonesia. Saat ini, angka partisipasi kasar pendidikan tinggi nasional masih berada di kisaran 31 persen.
“Pendidikan tidak hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi juga membentuk pola pikir dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu kami berupaya agar akses kuliah tetap terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi,” katanya.
Melalui berbagai skema bantuan pendidikan dan kelompok UKT yang terjangkau, pihaknya berharap semakin banyak lulusan SMA dan sederajat dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi khususnya Undiksha tanpa terkendala biaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....