Normalisasi Danau Buyan Dimulai, TNI Targetkan Tuntas Dua Bulan

  • 09 Jun 2026 21:15 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pembersihan dan normalisasi Danau Buyan di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, mulai dilaksanakan pada Selasa 9 Juni 2026. Kegiatan Bakti Lingkungan Hidup Menyatu Dengan Alam tersebut dipimpin Komandan Korem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, S.H., dengan melibatkan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.

Danau Buyan menjadi salah satu danau yang mendapat penanganan karena sebagian permukaannya tertutup eceng gondok dan gulma. Pembersihan dilakukan untuk mengembalikan fungsi danau sebagai sumber air, penyangga ekosistem, serta kawasan wisata alam di Kabupaten Buleleng.

Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi nasional terkait penanganan sampah dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, BWS, dan BKSDA menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan.

"Presiden Prabowo Subianto menekankan kepada seluruh pemerintah daerah agar bekerja sama dengan TNI, BWS dan BKSDA dalam melaksanakan kebersihan lingkungan. Kami di DPRD Bali mendukung penuh kegiatan ini," ujarnya.

Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra menjelaskan penentuan Danau Buyan dilakukan setelah pengecekan sejumlah danau di Bali. Dari hasil tersebut, ditemukan sekitar delapan hektare permukaan danau tertutup eceng gondok dan gulma.

"Kondisi Danau Buyan saat ini tertutup eceng gondok dan gulma seluas sekitar delapan hektare. Kami menargetkan pembersihan dan normalisasi ini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan," katanya.

Ia menambahkan, percepatan pekerjaan dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, BWS, BKSDA, serta dukungan peralatan yang telah disiapkan. Sebanyak 250 personel TNI diterjunkan pada tahap awal pelaksanaan.

Tanaman Enceng Gondok jenis Gulma air dan sampah dari danau Buyan langsung dimasukan kedalam mobil pengangkut sampah. (Foto: RRI/ Sukasah Brata Winangun)

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengapresiasi keterlibatan TNI bersama seluruh unsur yang ikut turun ke lapangan. Pemerintah Kabupaten Buleleng juga memastikan dukungan selama proses normalisasi berlangsung.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan merasa terbantu dengan kehadiran TNI bersama seluruh elemen yang terlibat. Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus memberikan dukungan selama proses pembersihan berlangsung," ucapnya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Ratna Hendratmoko, S.H., M.Hum., menilai pelestarian kawasan konservasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ia berharap konservasi keanekaragaman hayati menjadi agenda bersama.

"Konservasi alam ke depan harus menjadi agenda bersama dan dilakukan secara gotong royong. Kami yakin kegiatan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BWS Bali-Penida, Gunawan Suntoro, S.T., MDM., M.Eng., menilai kolaborasi lintas sektor akan mempercepat pemeliharaan Danau Buyan. Menurutnya, menjaga sumber daya air merupakan tanggung jawab bersama.

"Dengan kolaborasi ini, pemeliharaan Danau Buyan akan lebih cepat. Menjaga sumber daya air bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama," katanya.

Pada akhir kegiatan, Danrem 163/Wira Satya mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian Danau Buyan. Setelah tahap awal, jumlah personel yang bertugas di lapangan akan disesuaikan menjadi sekitar 100 orang hingga pekerjaan selesai.

"Mari kita bergotong royong untuk menormalisasi dan membersihkan danau ini. Harapan kami, Danau Buyan kembali normal seperti sedia kala," ucapnya.

Pembersihan dan normalisasi Danau Buyan melibatkan TNI, pemerintah daerah, BWS, BKSDA, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar. Dengan dukungan berbagai pihak, pekerjaan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua bulan sehingga fungsi Danau Buyan dapat kembali berjalan secara optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....