Caregiver Festival Bali 2026 Dorong Generasi Muda Peduli Lansia

  • 06 Jun 2026 09:35 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Gianyar - Semangat kepedulian terhadap lansia dan pengembangan keterampilan generasi muda di bidang kesehatan mewarnai pelaksanaan Caregiver Festival Se-Bali 2026 yang digelar LPK Medikom Indonesia di Kampus Medikom Indonesia, Ketewel, Sukawati, Gianyar, Minggu 31 Mei 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-4 Medikom Indonesia sekaligus Hari Lansia Nasional tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari siswa SMK kesehatan, caregiver, keluarga lansia, hingga masyarakat umum.

Festival yang untuk pertama kalinya digelar di Bali ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan pelayanan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan, layanan kesehatan, dan masyarakat dalam meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan lansia. Selain itu, festival juga menjadi sarana memperkenalkan profesi caregiver sebagai salah satu bidang kerja yang semakin dibutuhkan di masa depan.

Direktur Medikom Indonesia, Ns. I Kadek Artawan, M.Kep, mengatakan profesi caregiver memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan kelompok rentan. Menurutnya, kebutuhan tenaga caregiver profesional akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia maupun di berbagai negara.

“Merawat lansia bukan hanya pekerjaan, tetapi sebuah profesi yang membutuhkan ilmu, empati, dan kompetensi. Melalui Caregiver Festival ini, kami ingin menumbuhkan minat generasi muda untuk berkarier di bidang kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perawatan lansia yang berkualitas,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi, festival juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang dimanfaatkan oleh 116 peserta yang terdiri dari lansia dan masyarakat umum. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis, terapi akupuntur, serta layanan perawatan luka. Kehadiran layanan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan lansia sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari sejumlah mitra, di antaranya RS Mata Bali Mandara, Titik Akupuntur, Nulus Care, dan BP3MI. Para mitra tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga edukasi kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut. Sementara itu, BP3MI membuka layanan informasi peluang kerja luar negeri dan memberikan pembekalan bagi calon caregiver yang ingin berkarier secara internasional.

Kadek Artawan menjelaskan Caregiver Festival juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK kesehatan dan memperluas wawasan generasi muda terhadap peluang kerja di bidang caregiving. Menurutnya, profesi tersebut memiliki prospek yang menjanjikan karena dibutuhkan baik di dalam negeri maupun di berbagai negara yang mengalami peningkatan populasi lansia.

“Melalui kegiatan ini kami berkomitmen memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan lansia, meningkatkan kompetensi siswa kesehatan, serta membuka wawasan generasi muda terhadap peluang karier profesional di bidang caregiving, baik di dalam maupun luar negeri,” katanya.

Ia menambahkan, Caregiver Festival Bali diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya peduli lansia di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mencetak tenaga caregiver yang profesional, kompeten, dan memiliki daya saing global sehingga dapat menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di masa mendatang.

“Kolaborasi antara dunia pendidikan, layanan kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar lahir tenaga caregiver yang berkualitas serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi lansia dan kelompok rentan lainnya,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....