Pasar Rakyat PKK Bali di Buleleng Dongkrak UMKM dan Bantu Warga
- 05 Jun 2026 10:53 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali ke-IV Tahun 2026 di Lapangan Taman Kota Ngurah Rai, Singaraja. Kegiatan yang mengusung tema “Berbelanja dan Berbagi” tersebut menjadi ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Galungan.
Pasar rakyat yang berlangsung pada 5 Juni 2026 itu melibatkan 123 pelaku usaha dari berbagai sektor. Selain menghadirkan produk pertanian, perikanan, kuliner, olahan pangan, dan kerajinan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan paket belanja kepada 100 masyarakat kurang mampu di Kabupaten Buleleng.
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang telah memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produknya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memperluas akses pasar bagi UMKM di daerah.
“Sebanyak 123 pelaku usaha ikut ambil bagian dalam pasar rakyat ini, terdiri dari 38 pelaku usaha sektor pertanian, 32 usaha kuliner, 30 usaha olahan pangan, dan 23 pelaku industri kerajinan menengah. Kegiatan ini kami harapkan mampu menggeliatkan sektor ekonomi lokal sehingga tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.
Ia menjelaskan berbagai produk unggulan Buleleng ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari anggur lokal, jambu kristal, hingga produk perikanan seperti bandeng tanpa duri dan olahan lele. Selain itu, masyarakat juga dapat menemukan aneka pangan berbahan sorgum, laklak daun kelor, dodol Julah, urutan asap Tajun, hingga kuliner khas seperti belayag, siobak, sate kukus, udang lepet, dan jukut unyah yang menjadi identitas kuliner Buleleng.
Di sektor kerajinan, pelaku usaha turut memamerkan produk endek, kain pewarna alam, serta jumputan yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah. Kehadiran berbagai produk tersebut menunjukkan potensi besar UMKM Buleleng yang terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Ny. Wardhany juga mengungkapkan bahwa kegiatan pasar rakyat tidak hanya berdampak pada promosi produk, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata. Hingga siang hari, omzet transaksi yang tercatat telah mencapai lebih dari Rp200 juta dan diperkirakan terus bertambah hingga penutupan kegiatan.
“Selain membantu pelaku usaha meningkatkan penjualan, hari ini juga ada 100 masyarakat penerima manfaat yang memperoleh paket belanja dari TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota se-Bali. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan pokok keluarga mereka,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, mengapresiasi kualitas produk lokal yang dipamerkan para pelaku usaha Buleleng. Ia menilai produk-produk UMKM daerah memiliki kualitas yang baik dan tidak kalah dibandingkan produk dari luar daerah.
“Kita harus terus membina dan mendukung pelaku usaha lokal. Jangan sampai produk lokal kalah hanya karena rasa minder. Produk yang saya lihat hari ini sangat bagus dan murni hasil karya masyarakat Kabupaten Buleleng. Kita harus bangga dan terus mengembangkannya,” ucapnya.
Menurutnya, semangat gotong royong yang diwujudkan melalui program “Berbelanja dan Berbagi” menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang perlu terus dipelihara. Ia berharap seluruh masyarakat Bali bersama-sama mendukung UMKM lokal sekaligus membantu meringankan beban warga yang membutuhkan, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan beriringan dengan penguatan solidaritas sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....