Bulan Bung Karno di Buleleng Diisi Aksi Sosial, Lingkungan dan Pelestarian Budaya

  • 03 Jun 2026 07:06 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Bulan Bung Karno
  • Buleleng
  • Aksi Sosial
  • Lingkungan dan Pelestarian Budaya
  • Lingkungan
  • Pelestarian Budaya
  • Budaya

RRI.CO.ID, Singaraja — Peringatan Bulan Bung Karno ke-8 di Kabupaten Buleleng tahun 2026 tidak hanya diisi kegiatan bernuansa kebangsaan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai aksi sosial, lingkungan, dan pelestarian budaya yang melibatkan banyak unsur masyarakat.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang Juni tersebut mencakup pameran seni budaya, donor darah, aksi bersih sampah, penyaluran paket sembako, hingga bantuan alat kesehatan berupa korset dan kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra yang dibacakan Wakil Bupati Gede Supriatna saat pembukaan kegiatan, disebutkan bahwa peringatan Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Melalui Bulan Bung Karno ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merefleksikan dan mengobarkan kembali semangat perjuangan Bung Karno melalui implementasi ajaran Trisakti, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan," ujar Gede Supriatna saat membacakan sambutan Bupati Buleleng, Senin, 1 Juni.

Semangat tersebut selaras dengan ajaran Trisakti yang menempatkan kebudayaan sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan bangsa. Pelestarian seni, adat istiadat, dan kearifan lokal dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.

Menurutnya, implementasi nilai Trisakti tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan lingkungan sekitar.

"Kami ingin peringatan Bulan Bung Karno tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan," katanya.

Selain kegiatan sosial dan budaya, sejumlah program edukasi juga akan dilaksanakan, termasuk sosialisasi wawasan kebangsaan serta program "Sabah PolPP" atau Satu Hari Bersama Satpol PP yang bertujuan memperkenalkan fungsi pelayanan dan ketertiban kepada masyarakat.

Keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga masyarakat di tingkat desa dan kelurahan menjadi salah satu ciri pelaksanaan Bulan Bung Karno tahun ini. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno akan berlangsung selama Juni 2026 dan menyasar seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Melalui berbagai aksi sosial, lingkungan, dan budaya tersebut, peringatan Bulan Bung Karno diharapkan tidak hanya menjadi ruang mengenang sejarah, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial serta kecintaan masyarakat terhadap budaya dan jati diri bangsa.






google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....