Sasana Budaya Memprihatinkan, DPRD Buleleng Desak Perbaikan Segera
- 31 Mei 2026 20:15 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kondisi Gedung Sasana Budaya Singaraja yang selama ini menjadi salah satu ikon kebudayaan Kabupaten Buleleng kian memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan fisik, bahkan beberapa plafon dilaporkan telah jebol sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Temuan tersebut terungkap saat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, Nyoman Sukarmen, melakukan inspeksi langsung ke Gedung Sasana Budaya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi riil bangunan yang selama ini menjadi pusat kegiatan seni dan budaya masyarakat.
Sukarmen menilai kerusakan yang terjadi tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, Sasana Budaya merupakan aset daerah yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi sehingga kondisinya harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Bagaimana pun ini adalah aset pemerintah, apalagi sejak awal sudah menjadi ikon salah satu aset kita. Kami di DPRD akan mendorong agar perbaikan fisik yang sangat diperlukan ini bisa masuk dalam perencanaan anggaran,” ujar Sukarmen.
Kepala Disbudpar Buleleng, Nyoman Wisandika, mengakui kondisi bangunan saat ini memang membutuhkan rehabilitasi. Beberapa bagian gedung yang telah berusia puluhan tahun mengalami penurunan kualitas, sementara perbaikan yang pernah dilakukan sebelumnya hanya bersifat terbatas dan belum menyentuh kebutuhan rehabilitasi secara menyeluruh.
“Memang beginilah kondisinya saat ini, ada plafon yang sudah jebol. Bangunan ini sudah lama dan tentu menjadi perhatian kita bersama karena Sasana Budaya merupakan tempat bersejarah yang sering digunakan untuk pementasan seni budaya masyarakat,” kata Wisandika.
Kerusakan yang terjadi dinilai berpotensi mengurangi fungsi Sasana Budaya sebagai ruang ekspresi seni dan budaya di Buleleng. DPRD berharap langkah perbaikan dapat segera dilakukan agar bangunan bersejarah tersebut kembali layak digunakan dan mampu mempertahankan perannya sebagai pusat kegiatan kebudayaan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....