Bupati Sutjidra Panen Bandeng Premium, Buleleng Bidik Ekspor Global
- 30 Mei 2026 09:40 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mendorong pengembangan sektor perikanan berbasis hilirisasi dan ekspor. Upaya tersebut ditunjukkan melalui panen raya ikan bandeng premium di Keramba Jaring Apung (KJA) Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Jumat 29 Mei 2026, yang dipimpin langsung Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan budidaya perikanan laut yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Ikan bandeng yang dibudidayakan di kawasan lepas pantai Desa Sumberklampok kini telah berhasil menembus pasar internasional. Produk hasil budidaya Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunga Indah tersebut telah dilirik pasar luar negeri, termasuk Malaysia dan Filipina. Tidak hanya komoditas ikannya, kualitas sumber daya manusia lokal yang terlibat dalam pengelolaan budidaya juga mendapat pengakuan berkat kemampuan dan pengalaman yang dimiliki.
Budidaya ikan bandeng dilakukan melalui pendampingan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng. Bibit bandeng atau nener dipilih secara selektif dan dipelihara selama hampir enam bulan, tepatnya 5 bulan 17 hari, hingga mencapai ukuran ideal untuk dipanen. Kondisi perairan yang mendukung serta penerapan teknik budidaya yang baik menjadi faktor penting keberhasilan produksi tersebut.
Pada panen perdana itu, volume ikan yang berhasil diangkat diperkirakan mencapai tiga ton dari 16 kolam aktif. Ikan yang dipanen memiliki klasifikasi ukuran sekitar tiga hingga empat ekor per kilogram, sesuai standar kebutuhan pasar ekspor. Secara keseluruhan, potensi hasil panen dari seluruh kolam diperkirakan mencapai delapan ton bandeng premium siap jual.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mengatakan keberhasilan budidaya bandeng premium ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat pesisir. Menurutnya, sektor perikanan harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi melalui penguatan budidaya, pemasaran, hingga pengolahan hasil perikanan. “Mudah-mudahan keberhasilan ini menjadi contoh atau model yang memotivasi kelompok-kelompok lainnya dalam mengembangkan budidaya ikan bandeng, khususnya di wilayah Kecamatan Gerokgak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Sutjidra menegaskan Pemerintah Kabupaten Buleleng akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan budidaya bandeng di wilayah Gerokgak. Saat ini terdapat lebih dari 60 kelompok nelayan yang aktif mendukung pengembangan komoditas tersebut. Dengan potensi yang dimiliki, pemerintah menargetkan Gerokgak dapat berkembang sebagai sentra produksi bandeng unggulan sekaligus dikenal sebagai “Kampung Bandeng” yang memiliki daya saing nasional hingga internasional, katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menjelaskan budidaya bandeng yang dimulai sejak Desember tahun lalu mampu menghasilkan panen optimal dalam kurun waktu lima hingga enam bulan. Keberhasilan tersebut didukung kualitas perairan laut yang baik serta penerapan pola budidaya yang terukur. Program ini juga menjadi model pengembangan ekonomi pesisir berbasis potensi sumber daya laut yang berkelanjutan.
Menurut Melandrat, pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan produksi di sektor hulu, tetapi juga mendorong penguatan hilirisasi melalui pengembangan unit usaha pengolahan bandeng cabut duri. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai jual produk sekaligus memperluas peluang pasar. “Proyek demplot percontohan ini bertujuan memaksimalkan potensi laut demi ekonomi masyarakat pesisir. Tidak hanya berfokus di sektor hulu, program ini juga mendorong hilirisasi melalui unit usaha bandeng cabut duri guna mendongkrak nilai jual produk. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengedukasi nelayan agar wilayah Gerokgak sukses menjadi pusat budidaya bandeng premium,” ucapnya.
Keberhasilan panen raya bandeng premium ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor perikanan budidaya di Buleleng. Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, pengembangan komoditas unggulan berbasis ekspor dan hilirisasi diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Pemerintah daerah pun optimistis potensi perikanan laut Buleleng dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah pada masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....