Caranya Unik Memberi Nilai ke Murid, Guru Bahasa Bali Ini Viral
- 29 Mei 2026 17:33 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Seorang Guru Bahasa Bali membagikan cara uniknya memberi nilai ke para siswa pada Senin, 25 Mei 2026 di media sosial miliknya. Pengajar di SDN 26 Dangin Puri Denpasar itu memberikan nilai ke siswa dengan menambahkan gambar maupun tulisan lucu.
Unggahan itupun langsung mencuri perhatian warganet dan viral. Banyak netizen menyebut sebagai 'POV Gen Z jadi Guru'. Setelah rri.co.id melakukan penelusuran diketahui Guru tersebut bernama Putu Putri Adelia Savitri.
Guru yang akrab disapa Putri itu juga terpantau memberikan penjelasan panjang pada unggahannya. Putri menyebut postingan itu dibuat karena ingin berbagi kepada semua orang.
Putri juga mengatakan bahwa mulanya dia hanya iseng dan tidak memikirkan bahwa postingan tersebut akan viral. Tanpa disangka postingan pertamanya tembus hingga 1 juta penonton. Begitu pula postingan ke 2 dan 3 nya juga ikut viral.

Putri pun mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang netizen diberikan terhadap postingannya. Dia merasa sangat senang saat membaca komentar warganet.
"Orang tua siswa tidak luput juga ingin ikut kembali merasakan indahnya masa-masa mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar hehe..," tulisnya di akun FB.
Putri menyebut setiap guru memiliki ciri khas masing-masing dalam memberikan penilaian ke anak didiknya. Terkait gambar dan catatan dalam nilai murid tersebut dia memberikan penjelasan bahwa melalui gambar sederhana dan kehidupan seperti itu dirasa mampu membuat perasaan anak didiknya menjadi senang. Selain itu juga membuat mereka tidak sedih saat mendapat nilai dibawah rata-rata.
Putri menegaskan catatan yang dibuat tersebut disesuaikan dengan karakter masing-masing siswa. Diketahui Putri mengajar di kelas 1-6 yang totalnya ada 12 kelas.
"Semua kelas tahu saya mengajar dengan ceria dan tidak tegang," katanya dalam postingan FB.
Putri juga mengungkapkan bahwa semua komentar yang diberikan oleh warganet telah dibaca. Dia merasa senang karena postingannya dapat membangun dan menambah inspirasi untuk guru-guru lain dalam mengapresiasi hasil ulangan siswa-siswinya.
Tak lupa Putri melontarkan permintaan maaf apabila dalam penulisan catatan terdapat kata-kata yang masih belum tepat dan sesuai dengan penulisan bahasa Bali yang baku. Juga terdapat beberapa kesalahan dalam mengoreksi hasil ulangan, namun Putri mengaku sudah melakukan koreksi dengan bantuan netizen yang mengingatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....