BP3MI Bali Dorong Siswa SMK Siap Rebut Peluang Kerja Global

  • 19 Mei 2026 08:34 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Denpasar - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali terus mendorong generasi muda, khususnya siswa SMK, agar siap memanfaatkan peluang kerja di luar negeri melalui sosialisasi program SMK Go Global. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Kick Off Pencanangan Gerakan Nasional Migran Aman tersebut berlangsung secara daring dan luring di SMK PGRI 4 Denpasar, Senin 18 Mei 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Ketenagakerjaan kabupaten/kota se-Bali, Dinas Kominfo, lembaga pelatihan kerja, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI), hingga Desa Migran Emas di Provinsi Bali.

Ketua BP3MI Bali, Muhamad Iqbal mengatakan perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi saat ini memberikan peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengakses pasar kerja internasional. Menurutnya, siswa SMK memiliki potensi besar karena didukung keterampilan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan industri.

Ia mengungkapkan pada tahun 2025 tercatat sebanyak 11.324 warga Bali bekerja di luar negeri. Sementara pada tahun 2026, sejak Januari hingga pertengahan Mei, jumlah pekerja migran asal Bali telah mencapai sekitar 5.800 orang.

"SMK menjadi titik tolak penting dalam program nasional penempatan tenaga kerja luar negeri. Pemerintah menargetkan 500 ribu penempatan tenaga kerja melalui lulusan SMK dengan berbagai potensi jurusan dan sektor," ujar Muhamad Iqbal.

Menurutnya, sejumlah negara saat ini mengalami fenomena aging population, yakni jumlah penduduk usia lanjut lebih tinggi dibanding usia produktif muda. Kondisi tersebut membuka peluang besar bagi tenaga kerja muda Indonesia, termasuk lulusan SMK di Bali.

Ia menjelaskan sejumlah jurusan seperti perhotelan, kuliner, hingga Desain Komunikasi Visual (DKV) memiliki peluang besar bekerja di berbagai negara, baik pada sektor perhotelan, kapal pesiar, restoran internasional, maupun industri kreatif digital.

"Untuk bidang kuliner bahkan tersedia program Government to Government dengan Jerman yang menawarkan peluang kerja dengan penghasilan mencapai puluhan juta rupiah per bulan," ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, BP3MI Bali juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Kominfo, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dan perusahaan penempatan pekerja migran untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia Bali agar mampu bersaing di tingkat global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....