Rutan Negara Perkuat Edukasi Anti Narkoba bagi WBP

  • 15 Mei 2026 14:50 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Rumah Tahanan Kelas IIB Negara terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan warga binaan. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan dan pembinaan mental yang melibatkan Yayasan Bangsa-Bangsa Sejahtera (YBBS) bagi ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian agar para warga binaan memiliki pemahaman mengenai bahaya narkoba sekaligus kesiapan menjalani kehidupan baru setelah bebas nantinya.

Kepala Rutan Kelas IIB Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, mengatakan pembinaan dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran warga binaan agar tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Ini menjadi langkah preventif supaya warga binaan memahami dampak buruk narkoba terhadap masa depan mereka. Harapannya setelah keluar dari rutan mereka tidak lagi terlibat penyalahgunaan narkotika,” ujarnya kepada RRI, Kamis 14 Mei 2026.

Berdasarkan data Rutan Negara, dari total 202 warga binaan saat ini, sebanyak 113 orang merupakan narapidana kasus narkotika. Dari jumlah tersebut, 40 warga binaan telah mengikuti program rehabilitasi.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihak rutan memastikan program pembinaan dan rehabilitasi tetap berjalan. Rutan Negara juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung proses pemulihan warga binaan.

“Kami akan memaksimalkan dukungan yang ada, termasuk berkolaborasi dengan lembaga eksternal untuk kegiatan edukasi dan pembinaan secara berkelanjutan,” kata Agus.

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator YBBS, Pdt. El Roi Israel Sipahelut, M.Th, memberikan motivasi melalui seminar bertema “Life Roadmap: Hidup Baru Setelah Keluar dari Rutan”. Ia mengajak warga binaan menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran untuk memperbaiki diri.

Menurutnya, pemulihan tidak hanya dilakukan secara fisik, tetapi juga melalui penguatan mental, pembentukan karakter, memperbaiki hubungan dengan keluarga, hingga membangun tujuan hidup yang lebih positif.

“Hari kemarin cukup menjadi pelajaran, hari ini adalah kesempatan untuk berubah, dan masa depan ditentukan oleh pilihan masing-masing,” ujarnya di hadapan warga binaan.

Melalui kegiatan itu, Rutan Negara berharap para warga binaan memiliki motivasi untuk bangkit dan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik serta produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....