Membangun Ekosistem Kota Kreatif di Era Digital
- 14 Mei 2026 15:16 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Membangun
- Ekosistem
- Kota
- Kreatif
- Era
- Digital
RRI.CO.ID, Singaraja - Transformasi digital mendorong kota-kota untuk tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjadi ruang tumbuh kreativitas masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan generasi muda dinilai penting dalam membangun ekosistem kota kreatif tanpa meninggalkan identitas lokal.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispar Buleleng, I Made Moga Karisma mengatakan ruang publik memiliki peran penting dalam membangun kota kreatif. Menurutnya, taman kota, titik nol Singaraja, hingga kawasan pelabuhan tua dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkegiatan komunitas seni, musik, fotografi, teater, hingga UMKM lokal.
Ia menilai kreativitas masyarakat perlu didukung melalui fasilitas publik yang mudah diakses seperti ruang pertunjukan terbuka, pojok literasi, dan area edukasi sehingga mampu mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di Buleleng.
“Jujur saja kalau kami di bidang kami saat ini yang memang kami sedang perkuat adalah penguatan kelembagaan dan sumber daya manusianya,” ujarnya.
Selain pengembangan ruang kreatif, Pemerintah Kabupaten Buleleng juga memperkuat sumber daya manusia melalui pelatihan dan workshop berbasis digital. Buleleng yang telah ditetapkan sebagai Kabupaten Kreatif sejak 2023 kini tengah mempersiapkan pembangunan creative hub sebagai pusat aktivitas kreatif generasi muda.
“Pemahaman digitalisasi kita menjadi penting agar kita tidak termakan hoaks dan bisa memanfaatkan teknologi secara bijak,” ucapnya.
Menurutnya, literasi digital menjadi hal penting agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus membuka peluang inovasi dan pemasaran produk kreatif di era digital. Buleleng juga tengah mempersiapkan diri mengikuti UNESCO Creative City Network sebagai bagian dari penguatan ekosistem kota kreatif di daerah.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....