Gerokgak Diproyeksi Jadi Kawasan Strategis Ketahanan Pangan RI
- 14 Mei 2026 11:02 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat sektor pertanian, hortikultura, dan perikanan sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kecamatan Gerokgak diproyeksikan menjadi salah satu kawasan strategis pengembangan pangan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan Gerokgak memiliki potensi besar dari sisi luas lahan, sumber daya alam, hingga peluang pengembangan komoditas unggulan pertanian dan perikanan.
Menurutnya, Pemkab Buleleng telah melakukan pemetaan lahan potensial di sembilan kecamatan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan karakteristik wilayah dan kesesuaian komoditas unggulan di masing-masing daerah.
“Gerokgak ini salah satu kecamatan yang sangat potensial. Pengembangan industri perikanan dan pertanian secara luas sangat memungkinkan karena lahannya cukup besar,” ujar Sutjidra.
Ia menjelaskan, Kabupaten Buleleng menjadi salah satu dari 13 kabupaten di Indonesia yang dipilih dalam program pengembangan ketahanan pangan nasional. Dari program tersebut, pengembangan difokuskan pada empat komoditas utama yakni durian, manggis, bawang merah, dan sayuran hijau.
Untuk pengembangan buah-buahan, durian direncanakan di Kecamatan Busungbiu dan Seririt, sementara manggis salah satunya dipusatkan di Kecamatan Gerokgak. Sedangkan komoditas bawang merah diarahkan di Kecamatan Gerokgak, Kubutambahan, dan Sawan.
Selain pengembangan komoditas, pemerintah juga menyiapkan dukungan infrastruktur penunjang pertanian. Salah satunya melalui pemanfaatan Bendungan Gerokgak untuk mendukung kebutuhan air pertanian di kawasan tersebut.
“Mengenai kebutuhan air untuk pengembangan pertanian, nantinya akan dimanfaatkan Bendungan Gerokgak. Termasuk juga perbaikan jaringan irigasi dan jalan usaha tani melalui program pusat yang diterima daerah,” katanya.
Ke depan, Pemkab Buleleng juga membuka peluang pembangunan embung penampungan air guna memperkuat sistem irigasi pertanian di kawasan Gerokgak dan sekitarnya. Seluruh pengembangan tersebut ditargetkan berjalan secara terarah dan berkelanjutan hingga tahun 2029.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....