Pelajar Spendaraja Diajak Peduli Lingkungan dan Bijak Bermedsos
- 13 Mei 2026 12:21 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - SMP Negeri 2 Singaraja menjadi lokasi pelaksanaan Sosialisasi Program Prioritas Pemerintah Provinsi Bali bertema “Pengelolaan Sampah di Bali”, Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kemampuan literasi digital di kalangan pelajar. Ratusan siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias sejak awal hingga akhir kegiatan.
Program tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam membangun karakter generasi muda yang peduli lingkungan serta bijak menggunakan media sosial. Kegiatan ini diinisiasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng serta didukung oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali. Sosialisasi dilakukan melalui edukasi dan diseminasi informasi secara berkelanjutan kepada pelajar.
Materi yang diberikan kepada siswa meliputi pentingnya pengelolaan sampah, pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu, hingga penerapan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa juga diajak membiasakan penggunaan tumbler dan mengurangi plastik sekali pakai sebagai langkah sederhana menjaga lingkungan. Selain itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan media sosial secara positif dan bertanggung jawab.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Buleleng, Made Suharta mengatakan, diseminasi informasi menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan dan literasi digital. Menurutnya, pelajar saat ini memiliki peran besar dalam menyebarkan informasi positif melalui media digital. “Generasi muda saat ini tidak hanya dituntut peduli terhadap lingkungan, tetapi juga mampu memilah dan menyebarkan informasi positif secara bijak melalui media digital,” ujarnya.
Ia menambahkan, media sosial dapat menjadi sarana edukasi yang efektif apabila dimanfaatkan dengan baik oleh generasi muda. Melalui platform digital, pesan-pesan mengenai pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Karena itu, siswa diharapkan mampu menjadi contoh dalam menyebarkan kampanye positif terkait kebersihan lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Singaraja, I Gede Someada mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena sejalan dengan program sekolah dalam pengelolaan sampah organik dan nonorganik. Ia menilai edukasi seperti ini penting untuk membentuk kebiasaan baik siswa sejak dini. “Melalui kegiatan ini, siswa mendapat pemahaman yang lebih luas terkait pengelolaan sampah sekaligus membangun kebiasaan ramah lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti materi, berdiskusi, hingga menyampaikan pandangan terkait pengelolaan sampah dan penggunaan media sosial. Salah seorang siswa, Kanisya mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih paham cara memilah sampah dan mengelolanya dengan benar. Selain itu, kita juga bisa mengajak orang lain peduli lingkungan melalui media sosial,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap para pelajar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Selain memiliki kepedulian terhadap lingkungan, siswa juga diharapkan mampu memanfaatkan media digital secara cerdas dan bertanggung jawab. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen mewujudkan Bali yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....