Pria Ditemukan Meninggal Telungkup di Parit Desa Tukad Mungga
- 13 Mei 2026 09:27 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Warga Banjar Dinas Darma Yasa, Desa Tukad Mungga, Kecamatan Buleleng digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di aliran parit, Rabu 13 Mei 2026. Korban ditemukan dalam posisi telungkup di saluran air sekitar pukul 07.30 Wita. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan warga kepada aparat kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Polsek Singaraja, Kompol Gede Juli mengatakan korban diketahui bernama Kadek Wirasa, pria berusia 32 tahun asal Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem yang sementara berdomisili di Desa Anturan, Buleleng. Korban ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang hendak buang air besar di sekitar lokasi kejadian. “Saksi terkejut melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi telungkup dengan kepala menghadap ke selatan dan kaki ke arah utara di aliran parit,” ujarnya.
| Baca juga: Pelajar SMP Tewas Tenggelam di DAM Pohsanten |
Penemuan tersebut bermula saat saksi Jro Putu Wijana mendatangi aliran parit di wilayah Tukad Mungga pada pagi hari. Saat berada di lokasi, saksi melihat tubuh korban yang hanya mengenakan celana dalam warna hitam dalam kondisi terendam air. Setelah memastikan adanya tubuh manusia, saksi kemudian memanggil warga lain dan melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Tukad Mungga.
Dari hasil keterangan keluarga, korban diketahui meninggalkan rumah di Desa Anturan sekitar pukul 06.00 Wita dengan alasan membeli makanan. Kakak korban, Kadek Mariaka, juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan. Polisi menduga penyakit tersebut kambuh saat korban berada di lokasi kejadian. “Dugaan awal berdasarkan fakta di lapangan dan keterangan saksi, korban mengalami kambuh penyakit epilepsi saat mandi sehingga mengakibatkan korban tenggelam di saluran air,” katanya.
Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Polres Buleleng dan Polsek Singaraja langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Aparat kepolisian memasang garis polisi dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Tim Inafis Polres Buleleng bersama tenaga medis dari Puskesmas Buleleng II juga melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Hasil pemeriksaan awal medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari pemeriksaan tersebut juga ditemukan busa keluar dari mulut korban dan diperkirakan korban meninggal sekitar dua jam sebelum ditemukan warga. “Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan korban diperkirakan meninggal sekitar dua jam sebelum ditemukan,” ucapnya.
Di lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang milik korban berupa tas pinggang berisi uang dan KTP, sepasang sandal hitam, pakaian korban, serta sabun mandi. Barang-barang tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan mayat. Polisi menduga korban sempat mandi di saluran air sebelum akhirnya tenggelam.
Usai dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng menggunakan ambulans PMI Kabupaten Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu saat beraktivitas di area perairan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....