Pelajar SMP Tewas Tenggelam di DAM Pohsanten
- 04 Jun 2026 08:36 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) asal Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, meninggal dunia setelah tenggelam di Bendungan (DAM) Pohsanten, Rabu, 3 Juni 2026 sore.
Korban diketahui bernama I Made Negara, siswa kelas VIII yang tinggal di Banjar Dauh Pangkung Jangu, Desa Pohsanten. Sebelum ditemukan, korban sempat dilaporkan hilang sehingga memicu pencarian oleh tim SAR gabungan bersama warga setempat.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, menjelaskan peristiwa bermula saat korban bersama sejumlah temannya pergi menuju bendungan irigasi menggunakan sepeda dari asrama yayasan yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.
Sesampainya di bendungan, korban melepas bajunya di dekat pintu air dan berniat berenang. Salah seorang temannya sempat mengingatkan agar tidak masuk ke dalam air karena tidak memiliki kemampuan berenang.
"Temannya sudah memperingatkan korban agar tidak menceburkan diri karena tidak bisa berenang. Namun korban tetap melompat ke dalam bendungan," ujar Kompol Sartika.
Tak lama setelah berada di dalam air, korban terlihat meronta-ronta. Melihat kondisi tersebut, seorang temannya berusaha memberikan pertolongan dengan ikut masuk ke dalam bendungan. Namun pegangan terhadap korban terlepas sehingga korban tenggelam.
Teman korban kemudian bergegas meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Mendapat laporan itu, tim SAR Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana bersama unsur terkait langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian di area bendungan serta aliran air di sekitarnya.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 Wita. Setelah melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan pada pukul 16.10 Wita dalam kondisi tidak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSU Negara untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan pendamping anak, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di kawasan perairan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....