Petani Jembrana Didorong Beralih ke Alsintan

  • 12 Mei 2026 14:43 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok subak di wilayah setempat. Bantuan tersebut diserahkan di Balai Benih Pembantu (BBP) Desa Pohsanten, Selasa 12 Mei 2026. Penyerahan bantuan dilakukan langsung Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna serta Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati.

Bantuan alsintan yang diberikan merupakan dukungan dari pemerintah pusat melalui APBN berdasarkan usulan e-proposal Kementerian Pertanian RI. Bantuan itu terdiri dari 10 unit traktor roda dua dan satu unit traktor roda empat yang difasilitasi melalui aspirasi Polres Jembrana.

Dalam sambutannya, Bupati Kembang meminta para petani memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Ia mengingatkan agar alsintan yang diterima tidak hanya digunakan saat kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk mempercepat pengolahan lahan pertanian.

“Jangan sampai traktornya tetap terlihat baru dan bersih, tetapi sawah masih dikerjakan secara manual,” ujarnya.

Menurut Bupati Kembang, penggunaan alsintan diharapkan dapat mempercepat proses tanam sekaligus menarik minat generasi muda agar kembali tertarik menggeluti sektor pertanian.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perawatan alat karena bantuan tersebut merupakan aset kelompok yang harus dijaga bersama demi keberlanjutan manfaatnya.

“Bantuan pemerintah ini bukan milik pribadi, melainkan milik kelompok dan masyarakat. Kalau dirawat dengan baik tentu bisa dipakai dalam jangka panjang,” katanya.

Pihaknya turut mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian RI dan Polres Jembrana yang dinilai ikut berperan dalam penguatan sektor pertanian di Kabupaten Jembrana.

Bupati Kembang berharap modernisasi pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kalau petani sejahtera, masyarakat juga ikut merasakan dampaknya. Karena kebutuhan pangan kita semua berasal dari hasil pertanian,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....