Siswa SMAN 1 Melaya Wakili Bali ke Seleksi Paskibraka Nasional

  • 10 Mei 2026 13:26 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Jembrana. Seorang pelajar asal Kecamatan Melaya, Kadek Pandu Ari Capriano, berhasil lolos sebagai kandidat perwakilan Bali untuk mengikuti seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat tahun 2026 di Jakarta.

Siswa kelas X SMA Negeri 1 Melaya itu menjadi satu dari tiga kandidat terbaik Provinsi Bali yang dipersiapkan mengikuti tahapan seleksi nasional. Keberhasilan tersebut sekaligus membawa nama Jembrana kembali bersinar di tingkat nasional.

Pencapaian Pandu diraih setelah mengikuti proses seleksi tingkat provinsi pada 4 hingga 8 Mei 2026 bersama delegasi dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Dari 10 peserta asal Jembrana yang dikirim, seluruhnya dinyatakan lolos sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Bali.

Dengan hasil tersebut, Jembrana mencatat tingkat kelulusan 100 persen dan menjadi daerah dengan capaian tertinggi di Bali karena tidak ada satu pun peserta yang dipulangkan dalam tahapan seleksi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, Minggu 10 Mei 2026, mengatakan keberhasilan itu merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sejak awal.

“Persiapan dilakukan melalui rekrutmen intensif siswa kelas X dari seluruh SMA, SMK, dan MA di Jembrana. Setelah itu mereka mengikuti pemusatan latihan di Stadion Pecangakan dari 20 April sampai 2 Mei 2026. Disiplin dan mental mereka benar-benar ditempa selama proses tersebut,” ujarnya.

Menurut Leo, keberhasilan delegasi Jembrana tidak terlepas dari dukungan penuh pemerintah daerah serta Forkopimda yang terus memberikan motivasi kepada para peserta selama proses seleksi berlangsung.

Ia menyebut perhatian dari Bupati Jembrana dan jajaran Forkopimda menjadi penyemangat tersendiri bagi para calon paskibraka untuk memberikan kemampuan terbaik demi membawa nama daerah.

“Anak-anak terus didorong agar tampil maksimal dan percaya diri saat seleksi. Mereka membawa nama Jembrana sehingga harus menunjukkan kualitas terbaik,” katanya.

Leo menambahkan, lolosnya Kadek Pandu ke tahap seleksi pusat menjadi bukti bahwa pelajar asal daerah mampu bersaing di level nasional. Terlebih, capaian tersebut diraih dengan pengelolaan anggaran yang dinilai efisien.

Dengan alokasi anggaran sekitar Rp612 juta, Jembrana mampu mencetak prestasi yang tidak kalah dibanding daerah lain dengan dukungan dana lebih besar.

“Ini membuktikan anak muda Jembrana memiliki daya saing tinggi. Walaupun berasal dari pelosok Melaya, kualitasnya mampu bersaing dengan peserta dari kota-kota besar,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Jembrana pun memberikan apresiasi kepada seluruh delegasi Paskibraka yang telah mengharumkan nama daerah. Kadek Pandu diharapkan mampu membawa semangat “Manunggal” masyarakat Jembrana saat mengikuti seleksi di Jakarta dan meraih hasil terbaik di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....