Edukasi Pengelolaan Sampah Digencarkan lewat Gerakan Kulkul PKK di Kajanan
- 03 Mei 2026 17:05 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Edukasi Pengelolaan Sampah
- Digencarkan lewat Gerakan Kulkul
- lewat Gerakan Kulkul PKK
- Gerakan Kulkul PKK
- Gerakan Kulkul PKK di Kajanan
RRI.CO.ID, Singaraja - Gerakan edukasi pengelolaan sampah terus dilakukan di Kabupaten Buleleng melalui keterlibatan Tim Penggerak PKK yang menyasar langsung masyarakat. Kegiatan ini berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu yang rutin digelar setiap bulan pada minggu pertama, kali ini dipusatkan di wilayah Kampung Kajanan, Singaraja, Minggu 3 Mei.
Sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Hermawati Supriatna, turun langsung melakukan pemantauan untuk melihat sejauh mana kegiatan berjalan di lapangan. Selain memonitor, ia juga memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah tangga.
“Kegiatan hari ini adalah seperti yang sudah kita ketahui, gerakan kulkul PKK dan Posyandu yang diadakan setiap bulan di minggu pertama. Saya selaku sekretaris TP PKK Kabupaten Buleleng melakukan monitoring evaluasi apakah sudah sesuai dengan arahan dari Ibu Ketua TP PKK Provinsi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menekankan pentingnya pemilahan sampah menjadi tiga kategori utama, yakni organik, anorganik, dan residu. Menurutnya, langkah sederhana ini menjadi kunci dalam mengurangi beban sampah sekaligus mendukung sistem pengangkutan yang telah diatur.
“Yang menjadi tiga kategori jenis sampahnya yaitu organik, anorganik dan residu. Karena dari pemerintah Kabupaten Buleleng juga sudah menetapkan jadwal-jadwal pengambilan sampah dari tiga jenis sampah tersebut,” ucapnya.
Ia menilai, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya di hilir, tetapi harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga. Oleh karena itu, edukasi yang berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat terbiasa memilah dan mengelola sampah dengan benar.
“Secara pribadi dan mewakili TP PKK Kabupaten Buleleng beserta provinsi dan pemerintah Kabupaten Buleleng supaya pengelolaan sampah ini benar-benar dilakukan dengan baik, sehingga ke depan sampah bukan lagi menjadi masalah yang krusial,” katanya.
Kegiatan Gerakan Kulkul PKK yang dipadukan dengan Posyandu ini tidak hanya menjadi ruang pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian informasi dan perubahan perilaku. Melalui pendekatan langsung dan berulang, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari kebutuhan bersama untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....