Kasus HIV-AIDS Naik, Gilimanuk Gelar Tes VCT
- 21 Apr 2026 18:20 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Upaya menekan penyebaran penyakit menular seperti HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TBC) terus dilakukan di Kelurahan Gilimanuk. Aparat kelurahan setempat bersinergi dengan Puskesmas 2 Melaya menggelar pemeriksaan kesehatan melalui layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) bagi pekerja hiburan malam, sekaligus melakukan pendataan penduduk pendatang (duktang), Senin 20 April 2026.
Kepala Puskesmas 2 Melaya, dr. GN. Arya Widikarma, menyampaikan sebanyak 11 pekerja kafe menjalani pemeriksaan yang meliputi skrining HIV-AIDS serta tes dahak untuk deteksi TBC. Kegiatan ini merupakan langkah pengawasan sekaligus pencegahan guna membatasi potensi penularan penyakit menular.
Menurutnya, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari pengendalian dan pemantauan kesehatan pekerja hiburan malam. Hingga saat ini, tercatat 18 kasus Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) di Kelurahan Gilimanuk, meningkat dari sebelumnya 16 kasus.
“Terjadi penambahan dua kasus pada akhir 2025 hingga awal tahun ini. Namun seluruhnya dalam kondisi terkontrol dan menjalani pengobatan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, menambahkan selain pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga melakukan penertiban administrasi kependudukan bagi para pekerja kafe. Dari hasil pendataan, ditemukan tujuh orang belum memiliki Surat Keterangan Penduduk Non Permanen (SKPN).
Pihak kelurahan langsung memberikan pembinaan dan meminta yang bersangkutan segera mengurus administrasi kependudukan. Ia menegaskan, pemeriksaan VCT bagi pekerja hiburan malam dilakukan secara berkala, yakni dua kali dalam setahun.
Langkah ini diharapkan mampu menekan angka penularan HIV-AIDS, khususnya pada kelompok berisiko, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan kepatuhan administrasi kependudukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....