Kulkul Media Komunikasi Tradisional Simbol Harmoni Masyarakat

  • 20 Apr 2026 14:19 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Kulkul alat komunikasi tradisional yang terbuat dari kayu atau bambu, hingga kini masih menjadi pemersatu masyarakat desa adat di Bali. Meski terlihat sederhana, alat ini memegang peranan penting dalam mengatur ritme kehidupan sosial dan keagamaan di Pulau Dewata.

Keberadaannya mengandung makna mendalam sebagai wujud penyadaran diri dan pengingat agar manusia senantiasa sadar (eling) akan kewajibannya sebagai mahluk sosial.

Bentuk kulkul yang memiliki rongga (lubang) di tengahnya sering disimbolkan sebagai penyatuan unsur maskulin dan feminin, yang melambangkan kesuburan dan keberlanjutan kehidupan.

Masyarakat Bali mengenal berbagai ritme atau tepakan kulkul yang memiliki arti berbeda. Keunikan ini menunjukkan betapa sistematisnya komunikasi tradisional ini.

Menurut Jro Mangku Ketut Rupa, Prajuru PHDI Kabupaten Buleleng, masyarakat di Bali seringkali menganalogikan Kulkul yang berasal dari kayu, melambangkan kayun (isi hati dan pikiran).

“Secara konsep tata ruang di Bali, Bale Kulkul sering diletakkan di sudut arah Timur/Timur Laut (Kaja-Kangin). Arah ini diidentikkan dengan Dewa Iswara (warna putih) yang merupakan manifestasi Tuhan sebagai pembawa cahaya/kesadaran”, ujar Jro Mangku.

Jro Mangku Ketut Rupa juga mengatakan, dalam kosmologi Hindu, suara (sabda) adalah getaran pertama yang menandai penciptaan alam semesta dari kekosongan (sunya) menjadi ada. Dentuman-dentuman hebat yang disebutkan dalam Adi Parwa sering dianalogikan sebagai proses penciptaan (Sang Kalpa). Suara kulkul yang keras dan berdentum melambangkan suara penciptaan atau getaran awal tersebut.

Proses pembuatan Kulkul diawali dari pemilihan hari baik (dewasa ayu) dan melalui upacara penyucian (melaspas) agar memiliki taksu atau kekuatan jiwa.

Dengan tetap lestarinya Bale Kulkul di setiap desa, menjadi bukti bahwa tradisi ini tidak hanya bertahan, tetapi terus dijaga sebagai simbol identitas kolektif masyarakat Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....