Program Listrik Gratis PLN Buleleng Tembus 100 Rumah Warga
- 18 Apr 2026 08:18 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Program bantuan listrik gratis yang dijalankan PLN UP3 Bali Utara terus menunjukkan capaian di Kabupaten Buleleng. Hingga awal 2026, program berbasis donasi pegawai ini telah menyasar lebih dari 100 rumah warga yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik mandiri.
Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya membantu masyarakat kurang mampu agar bisa menikmati listrik secara mandiri. Program ini dikenal dengan nama Light Up The Dream yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN.
“Salah satunya adalah Light Up The Dream. Itu adalah bentuk donasi dari pegawai-pegawai PLN ini seikhlasnya menyisihkan penghasilannya mungkin setiap bulan atau kapan dia memiliki kelebihan dari atau ingin bersedekah itu,” ujar Elashinta pada Sabtu 18 April 2026.
Ia menjelaskan, dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu pemasangan listrik gratis bagi warga yang masuk dalam kategori membutuhkan. Proses penentuan penerima dilakukan melalui koordinasi dengan dinas sosial maupun pemerintah desa setempat, dilanjutkan dengan survei lapangan.
“Jadi kita kumpulkan kemudian kita akan kerja sama dengan dinas sosial atau kepala desa gitu kan untuk mendapatkan data-data warga mana yang memang butuh dibantu. Nah, nanti sudah dapat terkumpul kita lakukan survei,” katanya.
Sepanjang 2026, realisasi bantuan listrik gratis terus berjalan. Pada awal tahun, PLN telah menyalurkan bantuan kepada 36 pelanggan. Dalam waktu dekat, tambahan bantuan juga akan diberikan kepada sekitar 16 pelanggan di wilayah Bali Utara.
“Kita di awal tahun ya kemarin ya ada 36 pelanggan yang sudah kita berikan bantuan listrik gratis dan dalam waktu dekat ini mungkin kita juga akan memberikan bantuan lagi, ini di Bali Utara saja sebanyak kurang lebih 16 pelanggan,” jelasnya.
Elashinta menambahkan, sejak program ini dimulai pada 2023, jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahunnya. Program ini tidak memiliki target angka tertentu karena bergantung pada donasi yang terkumpul dari pegawai.
“Karena ini sifatnya donasi, Pak ya. Donasi memang kita tidak menargetkan berapa jumlah pelanggannya. Tetapi selama ada permohonan dari data dinas sosial maupun desa, kita akan coba realisasikan setelah dananya terkumpul,” tegasnya.
Selain itu, program ini juga memiliki kriteria khusus, di antaranya penerima masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan tidak memerlukan perluasan jaringan yang besar. Jika membutuhkan pengembangan jaringan, maka akan masuk dalam skema program lain di luar bantuan ini.
PLN memastikan program bantuan listrik gratis akan terus berlanjut selama masih ada masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses listrik sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga di Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....