Respon Cepat PLN Buleleng Tekan Dampak Gangguan Listrik
- 15 Apr 2026 06:30 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - PLN UP3 Bali Utara menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan listrik di wilayah Buleleng sepanjang 2026. Fokus utama diarahkan pada percepatan penanganan gangguan agar dampak pemadaman terhadap masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.
Sejumlah gangguan kelistrikan masih terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dipicu berbagai faktor, terutama gangguan jaringan akibat pohon tumbang yang menyentuh jaringan listrik. Situasi ini berdampak pada terputusnya aliran listrik di sejumlah wilayah.
Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, menyampaikan bahwa pihaknya tetap mengedepankan kecepatan dalam proses pemulihan listrik. Hal ini menjadi strategi utama dalam menjaga layanan tetap berjalan di tengah berbagai kendala yang muncul di lapangan.
"Jadi secara umum kita masih bisa mengejar respon recovery untuk perbaikan ketika terjadi gangguan," ujarnya pada Rabu, 15 April 2026.
Ia menjelaskan, gangguan listrik yang terjadi umumnya dipengaruhi kondisi lingkungan. Petir dan angin kencang menjadi faktor yang kerap memicu gangguan pada jaringan listrik.
"Tantangan umumnya lebih banyak ke cuaca, ketika ada petir termasuk angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang. Ini bisa menyentuh jaringan kita dan bisa jadinya padam akibat itu," jelasnya.
Untuk mengurangi potensi gangguan, PLN juga melakukan penertiban jalur jaringan listrik. Penataan jarak aman antara pohon dan jaringan atau right of way (ROW) terus dilakukan agar tidak terjadi kontak langsung yang berpotensi memicu pemadaman.
Selain itu, inspeksi dan pemeliharaan jaringan rutin dilakukan guna memastikan kondisi infrastruktur tetap optimal. Tim teknis juga disiagakan untuk merespons laporan gangguan secara cepat di lapangan.
Melalui langkah tersebut, PLN berharap keandalan listrik di Buleleng tetap terjaga. Percepatan penanganan gangguan menjadi kunci untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....