Toleransi dan Pemahaman jadi Kunci Harmoni Antar Umat Beragama
- 10 Apr 2026 04:47 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja: Di tengah keberagaman agama di Indonesia, toleransi menjadi kunci utama dalam menjaga hubungan sosial, khususnya dalam pertemanan lintas keyakinan. Generasi muda sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Namun, realitanya masih ditemukan berbagai polemik yang muncul akibat perbedaan pandangan, terutama di ruang digital. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang toleransi masih perlu terus diperkuat agar tidak mudah tergerus oleh ego dan fanatisme yang berlebihan.
Sumertayasa, Penyuluh Agama Hindu, menjelaskan bahwa perbedaan pendapat dalam kehidupan sosial adalah hal yang wajar. Setiap individu memiliki latar belakang yang berbeda, baik dari segi pendidikan, ekonomi, maupun keluarga, yang memengaruhi cara pandang mereka.
Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi sumber konflik. Ia menegaskan bahwa dalam berinteraksi, khususnya di media sosial, penting untuk menjaga etika dan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
| Baca juga: Pentingnya Kesadaran Diri saat Berwisata Air |
“Kita fanatik dengan agama sendiri itu boleh, tetapi jangan memaksa kepada orang lain,” kata Sumertayasa.
Selain itu, dalam ajaran Hindu terdapat nilai-nilai yang dapat dijadikan pedoman dalam membangun hubungan sosial yang harmonis. Salah satunya adalah toleransi, yang mengajarkan untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan.
Kemudian konsep Tat Twam Asi yang mengandung makna bahwa “aku adalah kamu dan kamu adalah aku,” serta Wasudewa Kutumbakam yang menegaskan bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar. Nilai-nilai ini menjadi dasar kuat dalam menciptakan hubungan yang saling mendukung dan penuh empati, tanpa memandang perbedaan keyakinan.
Pada akhirnya, menjaga pertemanan beda keyakinan bukan hanya soal menerima perbedaan, tetapi juga tentang bagaimana membangun kesadaran bahwa semua manusia memiliki tujuan yang sama, yaitu hidup dalam kedamaian. Generasi muda diharapkan mampu menjadi contoh dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan penuh toleransi. Dengan memperluas wawasan dan mengedepankan sikap saling menghargai, perbedaan tidak lagi menjadi penghalang, melainkan jembatan untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....