Renovasi Balai Banjar dan Jalan Tani Desa Panji Tingkatkan Akses Warga

  • 05 Apr 2026 09:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Desa Panji terus menggenjot pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan anggaran bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar. Fokus pembangunan kali ini diarahkan pada penguatan fasilitas sosial dan sektor pertanian yang dinilai menjadi penopang utama aktivitas warga. Program tersebut mencakup renovasi balai banjar serta pembangunan jalan usaha tani di sejumlah wilayah desa.

Perbekel Desa Panji Jro Mangku Made Ariawan menjelaskan, renovasi balai banjar menjadi salah satu prioritas utama karena fungsinya yang vital sebagai pusat kegiatan masyarakat. Tiga balai banjar mendapat alokasi anggaran masing-masing sebesar Rp50 juta untuk perbaikan fisik, termasuk penyengker dan elemen pendukung lainnya. Menurutnya, peningkatan kualitas balai banjar diharapkan mampu menunjang aktivitas sosial, adat, dan budaya masyarakat secara lebih optimal.

“Renovasi ini kami lakukan untuk memperkuat fungsi balai banjar sebagai pusat kegiatan masyarakat. Dengan kondisi yang lebih baik, tentu akan mendukung berbagai aktivitas warga, baik itu rapat, kegiatan adat, maupun kegiatan sosial lainnya,” ujar Ariawan saat usai peresmian fasilitas di Desa Panji Sabtu, 4 April 2026.

Selain itu, pembangunan jalan usaha tani juga menjadi perhatian serius pemerintah desa dalam mendukung produktivitas sektor pertanian. Infrastruktur ini dibangun di beberapa titik, termasuk di Banjar Klotkau dan wilayah lainnya dengan pendekatan berbasis kebutuhan dan volume pekerjaan. Keberadaan jalan tersebut diharapkan mampu mempermudah akses petani dalam mengangkut hasil pertanian.

Ariawan menegaskan bahwa pembangunan jalan usaha tani merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah desa terhadap petani. Infrastruktur yang memadai diyakini dapat meningkatkan efisiensi distribusi hasil panen sekaligus menekan biaya operasional petani. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian juga dapat meningkat secara bertahap.

“Jalan usaha tani ini sangat penting untuk membantu petani. Akses yang baik akan memudahkan mobilitas, terutama saat panen, sehingga hasil pertanian bisa lebih cepat dan efisien didistribusikan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Panji dalam memanfaatkan anggaran secara merata ke berbagai sektor. Ia menilai, program renovasi balai banjar dan pembangunan jalan usaha tani menunjukkan perencanaan yang matang dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Hal ini dinilai sebagai contoh baik dalam pengelolaan anggaran desa.

“Program yang dijalankan Desa Panji ini sangat baik karena menyasar berbagai sektor penting, termasuk fasilitas masyarakat dan pertanian. Artinya, manfaat dari anggaran ini bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat,” kata Supriatna.

Ia juga berharap agar ke depan pemerintah desa tetap menjaga konsistensi dalam menyusun program yang terencana dan tepat sasaran. Di tengah kondisi anggaran yang semakin terbatas, perencanaan yang baik menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan desa. Dengan strategi yang tepat, potensi desa diyakini tetap dapat dikembangkan secara maksimal.

Upaya pembangunan yang dilakukan Desa Panji ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, program-program serupa diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....