Dari Infrastruktur ke Pemberdayaan, Panji Tingkatkan Daya Saing

  • 05 Apr 2026 08:50 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Desa Panji, Kecamatan Sukasada, mulai mengarahkan fokus pembangunan pada peningkatan daya saing desa seiring selesainya sejumlah program prioritas fisik. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi lanjutan setelah target pembangunan dasar dalam masa kepemimpinan saat ini dinilai telah tercapai. Penguatan sektor pemberdayaan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan desa.

Perbekel Desa Panji Jro Mangku Made Ariawan menyampaikan bahwa capaian pembangunan selama masa jabatannya telah memenuhi target yang direncanakan dalam RPJM Desa. Ia menyebutkan, berbagai program prioritas telah terealisasi dengan baik hingga tahun keenam masa baktinya. “Apa yang kami janjikan kepada masyarakat sudah kami tuntaskan. Hari ini bisa dikatakan capaian kinerja kami sudah paripurna,” ujarnya pada Sabtu, 4 April 2026.

Meski demikian, Ariawan menegaskan bahwa pembangunan desa tidak berhenti pada capaian fisik semata. Ia menilai masih terdapat ruang besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat. “Pembangunan tidak pernah selesai, ke depan kami akan lebih fokus pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat desa,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, arah kebijakan ke depan akan menitikberatkan pada penguatan sektor ekonomi dan keterampilan masyarakat. Program pelatihan seperti perbengkelan, pengembangan UMKM, serta penguatan peran pemuda akan menjadi prioritas. “Kami ingin meningkatkan daya saing desa melalui pelatihan dan penguatan potensi yang sudah ada,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengapresiasi capaian dan arah kebijakan Pemerintah Desa Panji. Ia menilai langkah untuk beralih dari pembangunan fisik ke pemberdayaan merupakan strategi yang tepat di tengah kondisi dana desa yang mulai mengalami tekanan. “Perencanaan yang matang dan fokus pada kebutuhan desa sangat penting agar program tetap berjalan efektif,” ungkapnya.

Supriatna juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efisien dan terarah, terutama dalam menghadapi keterbatasan dana desa ke depan. Pemerintah daerah, kata dia, akan mendorong optimalisasi melalui skema Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan. “Walaupun tidak sebesar dana desa, jika dikelola dengan baik, ini bisa membantu menjawab kebutuhan dan pengembangan potensi desa,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan guna menjaga kesinambungan pembangunan. Fokus pada peningkatan daya saing dinilai menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan ke depan. “Yang penting program dirancang sesuai kebutuhan dan mampu menyelesaikan persoalan di desa,” katanya.

Dengan arah kebijakan tersebut, Desa Panji diharapkan mampu bertransformasi menjadi desa yang mandiri dan berdaya saing. Penguatan sektor UMKM, kepemudaan, serta peningkatan keterampilan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tujuan tersebut. Pemerintah desa optimistis langkah ini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....