Undiksha Salurkan Bantuan Dana untuk Korban Banjir di Desa Banjar

  • 01 Apr 2026 07:29 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, dengan menyalurkan bantuan berupa dana, Senin 30 Maret 2026. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat Undiksha, Prof. Dr. I Ketut Sudiana, M.Kes. Ia didampingi Kepala Biro Keuangan dan Umum Undiksha, I Made Karunia, S.T., M.Kom. Bantuan tersebut diterima oleh Sekretaris Desa Banjar, I Ketut Suarjana yang mewakili Perbekel Banjar.

Dalam kesempatan itu, Prof. Sudiana menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab sosial Undiksha terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Ia menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk selalu hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu masyarakat yang terdampak banjir. Undiksha selalu berkomitmen hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Banjar, I Ketut Suarjana menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Undiksha. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang saat ini masih berupaya bangkit dari dampak bencana.

Selain penyaluran bantuan, Undiksha juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan di Desa Banjar. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program Pengabdian kepada Masyarakat yang berkelanjutan.

Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dinilai penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Sebagai informasi, bencana banjir melanda Desa Banjar pada 6 Maret 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan permukiman warga dan fasilitas umum, serta menimbulkan korban jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....