Harga Komoditas Penentu Utama Naik Turunnya NTUP
- 31 Mar 2026 22:38 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Pergerakan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) di Provinsi Bali sangat dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas di tingkat petani. Ketika harga hasil pertanian mengalami kenaikan, maka pendapatan petani meningkat dan secara langsung mendorong NTUP ke arah positif.
Data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali menunjukkan bahwa kenaikan indeks harga yang diterima petani (It) menjadi faktor utama yang mengangkat NTUP. Kondisi ini biasanya terjadi saat permintaan pasar meningkat atau pasokan terbatas, sehingga harga komoditas ikut terdorong naik.
Komoditas seperti cabai, kopi, dan buah-buahan sering menjadi penentu karena fluktuasi harganya cukup tinggi. Saat harga komoditas tersebut melonjak, petani memperoleh keuntungan lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan.
Sebaliknya, NTUP bisa mengalami penurunan ketika harga komoditas anjlok. Kondisi ini umumnya terjadi saat panen raya yang menyebabkan pasokan melimpah di pasar, sehingga harga jual di tingkat petani turun drastis.
Penurunan harga ini berdampak langsung pada pendapatan petani, sementara biaya produksi cenderung tetap atau bahkan meningkat. Akibatnya, margin usaha menyempit dan NTUP ikut terkoreksi.
Dengan demikian, stabilitas harga komoditas menjadi kunci utama menjaga NTUP tetap positif. Intervensi pasar, distribusi yang lancar, serta penguatan rantai pasok menjadi langkah penting untuk menekan gejolak harga di sektor pertanian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....