Mahasiswa Jepang dan Undiksha Perkuat Literasi Budaya Anak Pedawa
- 28 Mar 2026 18:55 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pondok Literasi Sabih (PLS) di Desa Pedawa kembali menggelar kegiatan edukasi lintas budaya yang melibatkan mahasiswa internasional. Program ini menjadi bagian dari penguatan literasi budaya bagi anak-anak desa melalui pendekatan langsung dan interaktif. Kegiatan berlangsung pada 28 Maret 2026 dengan melibatkan mahasiswa dari dalam dan luar negeri.
Mahasiswa yang terlibat berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang FBS Undiksha serta Universitas Iwate Jepang. Kehadiran mereka disambut oleh puluhan anak anggota komunitas PLS. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan budaya Jepang secara sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan seni melipat kertas atau origami serta penggunaan pakaian tradisional Jepang, yukata. Lebih dari 20 anak terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga langsung mempraktikkan apa yang diajarkan.

Ketua PLS, I Wayan Sadyana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan anak-anak desa. “Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman lintas budaya di kalangan anak-anak Desa Pedawa. Pemahaman lintas budaya penting diberikan kepada anak-anak agar mereka mempunyai cukup bekal literasi budaya untuk bergaul dengan masyarakat luas,” ujarnya.
Komunitas PLS yang berada di bawah naungan gerakan Kayoman selama ini aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan institusi luar negeri bukan hal baru, karena sebelumnya kegiatan serupa juga telah dilakukan bersama sejumlah universitas internasional. Di antaranya Universitas Toyo Jepang, Universitas Murdoch Australia, Universitas Ohkagakuen, serta relawan dari Jepang.
Antusiasme anak-anak terlihat dari banyaknya hasil origami yang mereka buat selama kegiatan berlangsung. Mereka dilatih membentuk berbagai pola menggunakan kertas khusus origami. Selain itu, pengalaman mencoba yukata juga menjadi bagian penting dalam mengenal budaya Jepang secara langsung.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran budaya sejak dini. Anak-anak tidak hanya mengenal budaya luar, tetapi juga memahami pentingnya menjaga budaya sendiri. Melalui kegiatan yang difasilitasi Kayoman dan PLS, penguatan literasi budaya di Desa Pedawa terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....