Makna Filosofis Benang Tri Datu dan Sanga Datu
- 23 Mar 2026 20:20 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Penggunaan benang sebagai sarana spiritual oleh Masyarakat Hindu khususnya di Bali bukan sekadar aksesori. Benang Tri Datu dan Sanga Datu merupakan simbol perlindungan, keseimbangan alam, dan pengingat siklus kehidupan yang mendalam.
Koordinator Sabha Nayaka Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali Dr. I Gusti Made Ngurah mengatakan benang Tri Datu dan Sanga Datu merupakan pengejawantahan dari kekuatan Tuhan dalam menjaga alam semesta.
Benang Tri Datu terdiri dari tiga warna yaitu Merah, Putih, dan Hitam yang mewakili simbol kekuatan Tuhan dalam manifestasi sebagai Tri Murti. Merah simbol Dewa Brahma (Pencipta), Putih Dewa Siwa (Pelebur) dan Hitam Dewa Wisnu (Pemelihara).
" Itu diyakini bahwa Kekuatan Tuhan dalam kedudukannya sebagai Brahma Wisnu Siwa, itu mempunyai vibrasi kekuatan yang bisa dihubungkan dengan keinginan kita supaya kita mendapat perlindungan dari tiga kekuatan dewa itu, dari Brahma Wisnu Siwa.," kata Gusti Made Ngurah kepada RRI, Senin, 23 Maret 2026 melalui sambungan telepon.
Berbeda dengan Tri Datu, benang Sanga atau Nawa Datu memiliki sembilan warna yang mewakili Dewata Nawa Sanga atau sembilan dewa penguasa penjuru mata angin. Kesembilan warna ini merupakan simbol keselarasan alam semesta dan diri manusia.
Adapun warna-warna dalam Sanga Datu meliputi: Putih (Timur), Merah Muda (Tenggara), Merah (Selatan), Jingga (Barat Daya), Kuning (Barat), Hijau (Barat Laut), Hitam (Utara), Biru/Abu-abu (Timur Laut), Manca Warna (Tengah)
"Sanga Datu nika memang diambil dari warna Nawa Dewata pengider-ider dalam sembilan penjuru. Kalau pada benang dipakai ada sembilan warna itu, Sanga Datu, itu maksudnya adalah agar Kita bisa mendapatkan kekuatan dari Sembilan dewata sebagai sifat daripada Tuhan yang Esa," ujar Gusti Made Ngurah.
Di tengah modernitas, Gusti Made Ngurah mengingatkan agar penggunaan benang suci ini tetap dibarengi dengan pembersihan pikiran dan perilaku. Benang tersebut berfungsi sebagai pengingat diri agar selalu berada di jalan dharma (kebenaran).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....