PMI Buleleng Dorong Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat
- 17 Mar 2026 22:59 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- PMI
- Buleleng
- Kesiapsiagaan Bencana
RRI.CO.ID, Singaraja – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat sebagai upaya meminimalkan dampak bencana yang kerap terjadi di wilayah Bali Utara.
Kepala Markas PMI Kabupaten Buleleng, Made Pasek Yasa, mengatakan bahwa kesiapsiagaan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan harus dimulai dari masyarakat itu sendiri.
“Intinya kesiapsiagaan itu dari diri sendiri. Jangan menunggu bantuan datang, karena dalam hitungan menit dampak bencana bisa semakin besar,” ujarnya.
PMI Buleleng secara rutin mengembangkan program Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) di sejumlah desa rawan bencana. Program ini mencakup pelatihan pertolongan pertama, simulasi evakuasi, hingga edukasi penanganan korban.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk melakukan langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, kegiatan seperti gotong royong dan Jumat Bersih merupakan bagian dari mitigasi bencana, khususnya untuk mencegah banjir.
“Hal kecil seperti membersihkan sampah plastik di saluran air itu bagian dari kesiapsiagaan bencana. Kalau dilakukan bersama, dampaknya besar,” ucapnya.
PMI juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat dan pihak pengembang agar memperhatikan sistem drainase yang baik. Hal ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya banjir akibat pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan.
Melalui berbagai program tersebut, PMI berharap terbentuk generasi masyarakat yang tanggap, terlatih, dan siap menghadapi potensi bencana kapan pun terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....